Jaecoo J7 Optimalkan Momentum Tren Mobil Hybrid ke Indonesia
Di tengah kenaikan harga bahan bakar dan kemacetan perkotaan yang semakin parah, konsumen Indonesia semakin mencari kendaraan yang hemat energi tanpa mengorbankan performa. Pada tahun 2024 saja, penjualan kendaraan hybrid di Indonesia tumbuh lebih dari 46% (Gaikindo), menandakan pergeseran besar menuju solusi mobilitas yang lebih cerdas dan ramah lingkungan.
“Kami percaya Indonesia siap untuk jenis SUV yang baru, yang tidak mengharuskan memilih antara kekuatan dan tanggung jawab. Dengan teknologi hybrid terdepan dan identitas desain yang kuat, Jaecoo hadir untuk memimpin babak baru mobilitas cerdas di Indonesia,” ujar Max Zhou, Country Director Jaecoo Indonesia, Rabu (23/4/2025).
Inilah saat yang tepat bagi Jaecoo untuk hadir. Sebagai bagian dari merek global Omoda dan Jaecoo yang berkembang pesat, dengan lebih dari 500.000 pengguna di lima benua hanya dalam dua tahun. Mobil-mobil Jaecoo dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi pengemudi masa kini.
Sebut contoh, Jaecoo J7 yang dirancang oleh desainer yang sama di balik Range Rover, memadukan estetika Britania yang elegan dengan Super Hybrid System (SHS) canggih dari Chery, menghadirkan perpaduan langka antara kemewahan, performa, dan efisiensi bahan bakar. Jantung dari inovasi ini adalah Jaecoo J7 Super Hybrid System (SHS).
Sejak diperkenalkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, Jaecoo J7 telah mencatatkan lebih dari 2.000 SPK (surat pemesanan kendaraan). Tren ini menunjukkan antusiasme tinggi dari pasar lokal. SHS menawarkan performa elektrik yang optimal dan manajemen bahan bakar yang cerdas, memungkinkan pengemudi menikmati emisi yang lebih rendah, penghematan jangka panjang, dan pengalaman berkendara yang mulus di berbagai kondisi jalan.
Teknologi SHS ini didukung oleh R&D dari Chery, perusahaan teknologi otomotif cerdas dari Tiongkok. Mulai dari sistem kendali berbasis AI hingga mesin hybrid berdaya efisiensi, inovasi Chery dirancang untuk menyempurnakan seluruh aspek pengalaman berkendara, dari distribusi tenaga hingga optimasi energi secara real-time. (*)