Centratama Telekomunikasi (CENT) Menjelma Saham Multibagger, Bosnya Buka Suara

null
Menara telekomunikasi yang dikelola PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Foto : Istimewa).

Saham PT Centratama Telekomunikasi Tbk (CENT) menjadi multibagger walau kinerja finansialnya tak menggembirakan para pemegang saham. Harga saham CENT melejit sebesar 158,7% atau menjadi Rp119 sejak awal tahun ini hingga 28 April 2025 (year to date). Peningkatan harga saham CENT dalam sebulan terakhir ini dipeloloti oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada 8 April 2025, misalnya, BEI mengumumkan mencabut status “dalam pemantauan khusus” saham sejak 9 April 2025 dan memindahkannya ke papan pengembangan. Kemudian, BEI pada 17 April 2025 menetapkan saham CENT dikategorikan unusual market activity (UMA) lantaran peningkatan harga saham perseroan di luar kebiasaan.

Kemudian, BEI di 22 April 2025 menetapkan penghentian sementara perdagangan saham alias suspensi. BEI memutuskan suspensi saham CENT sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham perseroan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor. BEI menghentikan sementara perdagangan saham CENT pada 23 April 2025.

Perihal itu, Direktur Utama CENT, Yan Raymond Jafri, mengatakan pergerakan harga saham beserta dengan peningkatan volume transaksi saham perseroan adalah murni dinamika pasar. “"Analisa yang kami sapaikan murni karena dinamika pasar. Sampai dengan tanggal dilaksanakannya public expose insidentil ini,pPerseroan tidak memiliki informasi, atau fakta, atau kejadian penting lainnya yang material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal selain yang sudah disampaikan perseroan kepada publik,” ujar Yan pada paparan public insidentil virtual di Senin (28/4/2025).

Lebih lanjut, Yan menyampaikan perseroan mematuhi regulasi dan menyampaikan keterbukaan informasi mengenai beberapa hal, antara lain menyampaikan laporan keuangan tahun 2024, rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ,rencana penambahan kegiatan usaha, dan rencana penyampaian laporan keuangan kuartal I tahun ini. “Perseroan senantiasa patuh dan memenuhi seluruh ketentuan serta peraturan yang berlaku di pasar modal,” sebut Yan. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag