Elnusa Petrofin: Terapkan Pendekatan Inovatif dalam Mengelola Keselamatan Kerja
Sebagai salah satu ujung tombak Pertamina Group dalam mendistribusikan energi dan pasokan BBM hingga ke pelosok negeri, PT Elnusa Petrofin menempatkan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sebagai prioritas utama dalam setiap lini operasionalnya.
Komitmen terhadap HSSE menjadi landasan strategis perusahaan dalam memastikan bahwa proses distribusi energi berjalan secara aman, andal, dan berkelanjutan. Dilihat dari struktur organisasi, Elnusa Petrofin merupakan anak usaha PT Elnusa Tbk., yang berada di bawah naungan PT Pertamina Hulu Energi yang merupakan induk perusahaan.
“Dalam menjalankan fungsinya, kami menjadikan aspek HSSE dan manajemen K3 sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sistem manajemen bisnis secara keseluruhan,” kata Palka Adripta, Senior Manager HSSE Elnusa Petrofin.
“Kami meyakini bahwa penerapan sistem manajemen HSSE yang konsisten akan mendorong peningkatan produktivitas dan memperkuat daya saing di tengah kompetisi industri yang semakin ketat,” tambahnya.
Implementasi pendekatan manajemen HSSE ini didasarkan pada sejumlah standar dan sistem, seperti ISO 45001, SUPREME, Sistem Manajemen Keselamatan Transportasi Darat, serta Sistem Manajemen Keselamatan Proses dan Aset Utilitas.
Melalui pendekatan tersebut, Elnusa Petrofin memastikan bahwa seluruh proses operasional tidak hanya memenuhi regulasi (compliant), tetapi juga berkontribusi terhadap efisiensi dan keberlanjutan perusahaan.
Sejalan dengan transformasi digital, Elnusa Petrofin juga mengembangkan berbagai inovasi, termasuk digitalisasi sistem monitoring keselamatan secara real time. Perusahaan ini juga menyelenggarakan program pelatihan berkelanjutan bagi seluruh pekerja dan mitra kerja. Upaya ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap standar HSSE di lingkungan kerja.
Dalam kegiatan operasional sehari-hari, Elnusa Petrofin menerapkan berbagai langkah pengawasan, seperti pelaksanaan checkpoint mingguan pada mobil tangki, inspeksi teknis berkala, hingga pemeriksaan langsung sebelum proses distribusi BBM ke SPBU.
Selain itu, perusahaan ini memberikan apresiasi berupa reward kepada Awak Mobil Tangki dan personel pendukung yang secara konsisten menerapkan prinsip keselamatan dalam tugasnya.
Untuk mendukung keselamatan di jalan, Elnusa Petrofin menjalankan program Employee Wellness, digitalisasi manajemen risiko perjalanan (Journey Risk Management), serta Road Traffic Control untuk menganalisis perilaku mengemudi.
Teknologi kecerdasan buatan (AI) disematkan untuk mendeteksi pelanggaran perilaku pengemudi yang selanjutnya bisa ditindaklanjuti petugas Command Center. Monitoring aset juga dilakukan secara intensif melalui Remote Asset Daily Activity Record yang terintegrasi dengan CCTV.
Hasil nyata dari berbagai inisiatif tersebut tecermin dalam pencapaian kinerja keselamatan. Hingga akhir Desember 2024, Elnusa Petrofin mencatatkan 49,6 juta jam kerja tanpa kecelakaan (safe man hours), dengan tingkat kecelakaan jalan (road accident rate) sebesar 0,16, di bawah toleransi yang ditetapkan sebesar 0,30 dan sejumlah capaian lainnya.
Tak mengherankan, berkat berbagai pendekatan inovatifnya, Elnusa Petrofin berhasil meraih penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2025 kategori Excellent di ajang SWA HSE Champion.
Bagi Elnusa Petrofin, keberhasilan menjaga kinerja K3 tidak hanya mencerminkan efektivitas implementasi sistem manajemen HSSE, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung operasional yang andal.
Menurut Palka, ke depan, perusahaannya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penerapan HSSE, mengembangkan inovasi di bidang keselamatan kerja, serta membangun budaya kerja yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan. (*)