Begini Strategi HOKI Genjot Penjualan Beras Naik 321%

null
Produk-produk andalan HOKI yang diserap pasar (Foto: HOKI)

Kuartal pertama 2025 menjadi masa transisi penting bagi PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

Setelah mengalami lonjakan penjualan yang luar biasa pada periode yang sama tahun lalu karena stok beras nasional yang minim, HOKI kini menghadapi lanskap pasar yang lebih normal, namun tetap menjanjikan.

Di tengah dinamika tersebut, perusahaan menunjukkan sinyal kebangkitan yang kuat melalui strategi diversifikasi produk dan ekspansi distribusi yang terukur.

Secara angka, penjualan bersih HOKI tercatat sebesar Rp365,3 miliar pada kuartal I 2025. Angka ini memang turun 27% secara tahunan, terutama karena basis yang tinggi pada tahun sebelumnya, namun naik signifikan sebesar 56,3% dibandingkan kuartal IV 2024.

Pemulihan tersebut bukan terjadi begitu saja. Di baliknya, terdapat strategi bertahap yang dijalankan HOKI melalui lini bisnis utamanya: penjualan beras oleh entitas inti PT Buyung Poetra Sembada (BPS) dan anak usaha PT Hoki Distribusi Niaga (HDN) yang fokus pada beras sehat.

Di tengah pemulihan ini, Budiman Susilo, Direktur HOKI, mengungkapkan arah perusahaan tahun ini. Menurutnya, Perseroan akan terus mendorong kinerja melalui perbaikan margin dari produk- produk bernilai tambah lebih, diversifikasi produk, serta penambahan channel-channel distribusi yang baru yang akan membuat produk semakin mudah dijangkau di seluruh Indonesia.

Langkah konkret dari pernyataan Budiman terlihat dari lonjakan penjualan beras sehat HOKI. Produk Dailymeal dan Hokairi Rice berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan hingga 321% secara tahunan.

Kenaikan tajam ini menjadi bukti bahwa konsumen mulai terbuka dengan alternatif makanan pokok yang lebih sehat. Nasi Jagung, Nasi Singkong, dan Beras Merah dari lini Dailymeal tampil sebagai jawaban atas gaya hidup baru yang lebih peduli terhadap indeks glikemik, kandungan serat, dan kebutuhan diet sehat.

“Kami mengupayakan melakukan peningkatan brand awareness, khususnya untuk lini produk beras sehat, penambahan channel-channel distribusi ini diharapkan dapat memperkuat penetrasi pasar secara lebih efektif," kata Budiman dikutip dalam keterangan tertulis, Kamis (1/5/2025).

Segmen penjualan beras melalui BPS dan HDN mencatatkan penjualan sebesar Rp391,4 miliar dengan kontribusi laba bersih sebesar Rp2,2 miliar pada Kuartal I 2025.

Menariknya, kontribusi laba bersih tidak hanya datang dari lini beras. Bisnis HOKI lainnya, yaitu segmen penyewaan pembangkit listrik menyumbang tambahan laba bersih Rp1,8 miliar. Capaian Q1 2025 ini menegaskan bahwa operasi inti HOKI tetap sehat dan menghasilkan keuntungan.

Melihat jauh ke depan, HOKI tidak tinggal diam. Sebagai bagian dari transformasi jangka panjang menuju bisnis fast-moving consumer goods (FMCG), perusahaan terus berinvestasi dalam inisiatif strategis.

Salah satu proyek pentingnya adalah pembangunan pabrik beras sehat Dailymeal di Jawa Tengah, yang dilakukan oleh anak usaha HDN, PT Koki Sehat Sejahtera (KSS). Pabrik ini dijadwalkan rampung dan mulai beroperasi pada pertengahan 2025. Ini adalah sebuah langkah penting untuk mendukung kapasitas produksi berkelanjutan.

Di tengah arus perubahan pola konsumsi pangan masyarakat Indonesia, HOKI menyiapkan inovasi produk sebagai senjata utama. Produk seperti Nasi Jagung, Nasi Singkong, dan Beras Merah terus dikembangkan melalui tim riset dan pengembangan (R&D) internal yang kuat. Begitu juga Hokairi Rice yang didistribusikan oleh HDN. Perusahaan berharap, selain memperluas pasar, inovasi ini juga akan menciptakan diferensiasi yang sulit ditiru oleh kompetitor.

Manajemen tetap optimistis bahwa langkah strategis ini, termasuk diversifikasi produk dan ekspansi operasional, akan memperkuat posisi pasar serta kinerja keuangan HOKI di kuartal-kuartal mendatang. (*)

# Tag