Ketika Aroma Jadi Cerita: Kolaborasi Pendopo dan ATSIRI
Di sebuah ruang yang dipenuhi aroma rempah dan bunga-bungaan, sebuah kolaborasi lahir dari semangat yang sama: melestarikan kekayaan alam Indonesia dalam wujud yang lebih intim dan modern.
Pendopo, brand gaya hidup lokal milik Kawan Lama Group di bawah naungan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, resmi menggandeng ATSIRI, sebuah jenama aromatic wellness yang lahir dari Rumah Atsiri Indonesia di Tawangmangu, Jawa Tengah.
Kolaborasi ini tidak lahir dari kesamaan strategi bisnis semata, tetapi dari misi yang saling menguatkan: membawa kebaikan alam Nusantara ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat urban.
ATSIRI bukan sekadar brand. Ia adalah perpanjangan dari Rumah Atsiri Indonesia, sebuah destinasi aromatik yang dibangun di atas fondasi sejarah: pabrik Citronella peninggalan tahun 1963 yang dipugar dan dihidupkan kembali. Dari sana, wangi khas rempah, bunga, dan akar-akar tanaman atsiri disuling menjadi pengalaman sensorial yang menyatu antara alam, sains, dan seni.
Pendopo melihat potensi besar dari pendekatan tersebut. Sebagai merek yang konsisten mendukung produk lokal dan pelestarian budaya, Pendopo menghadirkan ATSIRI ke dalam ruang-ruang ritelnya agar masyarakat bisa mengenal aroma Indonesia sebagai bagian dari identitas dan gaya hidup.
Dewanti Subijantoro, Corporate Representative Rumah Atsiri Indonesia, menyampaikan, pihaknya percaya bahwa aroma dapat menjadi jembatan emosional yang kuat untuk mengenalkan kekayaan alam Indonesia.
Dia menjelaskan bersama Pendopo, ATSIRI tidak hanya sekadar menghadirkan produk, tetapi merangkai sebuah pengalaman yang sarat nilai, cerita, dan semangat dari karya anak bangsa dalam melestarikan kekayaan alam Nusantara.
"Ini menjadi langkah awal dari perjalanan yang kami percaya dapat menyebarkan kebaikan alam melalui pendekatan yang bermakna, sekaligus memperkuat posisi produk lokal di tengah pasar modern," tuturnya.
Tasya Widya Krisnadi, Direktur Pendopo, juga mengatakan, perusahaan percaya bahwa kemitraan ini lebih dari sekadar kerjasama bisnis, melainkan wujud cinta terhadap produk lokal, komitmen pada keberlanjutan dan apresiasi terhadap kekayaan aromatik Indonesia. Pendopo selalu berupaya menghadirkan karya terbaik anak bangsa yang penuh makna dan nilai.
"Melalui kolaborasi dengan ATSIRI, kami ingin memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal kekayaan alam Indonesia, yang diekspresikan melalui aroma yang tidak hanya sebagai produk, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup yang terinspirasi oleh budaya Nusantara," tuturnya.
ATSIRI menghadirkan beragam minyak esensial melalui 62 varietas single oil serta tiga blend unik. Dari bahan dasar ini, seluruh rangkaian produk ATSIRI dikembangkan, mulai dari parfum, lotion, dan sabun hingga teh aromatik dan camilan istimewa.
Format produk yang tersedia sangat beragam, meliputi body fragrance & personal care (eau de parfum, shampoo, lotion, massage oil), aromaterapi roll-on (termasuk varian khusus ibu & bayi), home fragrance (reed diffuser, lilin, linen spray), edible aromatics (tisanes, sirup, madu aromatik, camilan), serta paket hadiah dan kustomisasi (15 paket dengan opsi logo dan kemasan khusus).
ATSIRI juga menawarkan aksesori seperti diffuser elektrik, portable diffuser, dan fiber sticks, yang dibagi dalam dua lini utama, Signature Scents dengan aroma modern seperti ‘1963’, ‘1941’, Rayu, dan Buai, serta Tradition Collections yang mengangkat warisan melati, tuberose, dan Beksan.
Produk-produk ATSIRI menyasar berbagai persona konsumen, seperti Design Enthusiasts yang tertarik pada kemasan dan identitas visual, Local-Product Supporters yang menghargai kerajinan lokal, Wellness Lifestyle Seekers yang mengintegrasikan aroma dalam rutinitas mindfulness, Ingredient-Conscious Consumers yang memilih produk bersih dan cruelty-free, serta Trend-Following Urbanites yang mengikuti tren gaya hidup terkini.
Kini, seluruh rangkaian produk ATSIRI telah hadir di Pendopo dan tersedia di setiap gerainya, siap menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal, serta memperkenalkan kekayaan aromatik Indonesia sebagai bagian penting dari keseharian yang bermakna. (*)