Jasa Marga (JSMR) Umumkan Perubahan Jajaran Manajemen dan Bakal Tebar Dividen

Jasa Marga (JSMR) Umumkan Perubahan Jajaran Manajemen dan Bakal Tebar Dividen

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), emiten BUMN pengelola jalan tol, mengumumkan perubahan besar dalam jajaran manajemen dan pembagian dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu, 7 Mei 2025. Dua langkah strategis ini menjadi sinyal awal dari babak baru perusahaan di bawah kepemimpinan yang segar.

Dalam RUPST tersebut, Rivan Achmad Purwantono resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama, menggantikan Subakti Syukur. Rivan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Jasa Raharja dan dikenal memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan dan transportasi.

Pada jajaran komisaris, Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro dipercaya menjabat sebagai Komisaris Utama. Adapun anggota komisaris lainnya adalah Syamsul Bachri Yusuf dan Asrorun Ni’am Sholeh. Tiga nama tercatat sebagai komisaris independen: Nachrowi Ramli, Seppalga Ahmad, dan Rudi Antariksawan.

Sementara itu, di jajaran direksi, pemegang saham menunjuk Reza Febriano sebagai Direktur Bisnis, Yoga Tri Anggoro sebagai Direktur Human Capital dan Transformasi, serta Pramitha Wulanjani sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Fitri Wiyanti dipercaya sebagai Direktur Operasi dan Layanan, sedangkan Direktur Pengembangan Usaha diisi oleh Mohamad Agus Setiawan.

Dalam kesempatan yang sama, Jasa Marga mengumumkan pembagian dividen final sebesar Rp156,23 per saham. Nilai ini mencerminkan dividend payout ratio (DPR) sebesar 25% dan dividend yield 3,8%. Menurut analisis MNC Sekuritas, angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan DPR tahun 2023 yang hanya sekitar 4%.

“Kenaikan DPR secara psikologis cukup baik, bahwa mengapresiasi pemegang sahamnya yang masih hold JSMR,” ujar Hijjah Marhama, analis MNC Sekuritas Cabang PIK, kepada swa.co.id secara tertulis, Kamis (8/5/2025).

Hijjah menambahkan, seiring dengan meningkatnya DPR, daya tarik investor terhadap saham JSMR masih terjaga, terlebih didukung oleh pertumbuhan laba. Pada kuartal I/2025, laba bersih JSMR tercatat sebesar Rp927,49 miliar, meningkat dari Rp620,49 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski laporan keuangan mencatat kinerja yang membaik, pergerakan harga saham JSMR pada 8 Mei 2025 menunjukkan volatilitas. Mengacu pada data IDX Mobile, saham JSMR dibuka di harga Rp4.240, menyentuh tertinggi di Rp4.320, lalu turun ke harga penutupan Rp4.040. Harga terendah hari itu tercatat di Rp4.080.

Kapitalisasi pasar JSMR tercatat sebesar Rp29,33 triliun, dengan nilai transaksi harian mencapai Rp42,03 miliar. Volume transaksi menyentuh 10,1 juta saham, tersebar dalam 6.579 kali frekuensi transaksi.

Dengan kinerja keuangan yang tumbuh dan langkah berani membagikan dividen besar, Jasa Marga menunjukkan ambisi untuk mempertahankan daya tariknya di mata investor.

Namun, di balik langkah strategis ini, tantangan struktural tetap membayangi. Kebutuhan akan investasi berkelanjutan, pengelolaan utang, serta efektivitas kepemimpinan baru akan menjadi ujian sesungguhnya.

Transformasi manajemen dan apresiasi kepada pemegang saham memang langkah positif. Tetapi kepercayaan pasar tidak dibangun dalam satu malam—ia membutuhkan konsistensi, kinerja nyata, dan komunikasi yang kuat.

Ke depan, langkah Jasa Marga akan terus diamati, tidak hanya dari sisi dividen, tetapi juga dari kemampuannya menjawab tuntutan pertumbuhan yang berkelanjutan. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag