Diam-Diam Mengakumulasi, Bank of Singapore Tambah Kepemilikan di Buana Finance (BBLD)

Diam-Diam Mengakumulasi, Bank of Singapore Tambah Kepemilikan di Buana Finance (BBLD)
Ilustrasi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada 6 Mei 2025 di Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Foto Nadia K. Putri/SWA

Di balik dinamika lantai bursa yang kerap disorot oleh sentimen makro dan aksi korporasi besar, sebuah gerakan senyap dilakukan oleh salah satu pemain global: Bank of Singapore.

Dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 30 April 2025, tercatat bahwa bank swasta asal Negeri Singa ini menambah porsi sahamnya di PT Buana Finance Tbk (BBLD), sebuah perusahaan pembiayaan yang sudah lama malang-melintang di industri keuangan Indonesia.

Penambahan tersebut memang tidak mencolok jika hanya melihat angkanya: hanya sekitar 160 ribu lembar saham tambahan dari posisi sebelumnya. Namun, bagi mereka yang terbiasa membaca arah angin pasar modal, langkah kecil ini bisa mencerminkan sinyal akumulasi strategis. Kini, Bank of Singapore menggenggam 86,52 juta lembar saham BBLD, atau setara dengan 5,26% kepemilikan. Sebelumnya, pada bulan Maret, mereka memiliki 86,36 juta lembar atau 5,25%.

Sementara itu, di kursi pengendali, PT Sari Dasa Karsa tetap bertahan dengan kukuh. Kepemilikannya atas 1,11 miliar lembar saham belum berubah, mencerminkan posisi dominannya di BBLD dengan penguasaan sebesar 67,6%. Konsistensi ini bisa dibaca sebagai sinyal kepercayaan jangka panjang terhadap kinerja perusahaan.

Namun, pergerakan pasar tidak selalu berjalan seiring dengan dinamika kepemilikan. Pada hari terakhir perdagangan di pekan itu, Jumat (9/5/2025), saham BBLD justru mengalami tekanan. Harga ditutup di level Rp645, melemah 3,73% atau turun 25 poin dari harga pembukaan di Rp670. Di tengah lesunya perdagangan, kapitalisasi pasar perusahaan tercatat sebesar Rp1,06 triliun.

Nilai transaksi harian yang tercatat pun relatif kecil, hanya Rp14,35 juta, dengan volume perdagangan sebanyak 21.900 lembar saham dan frekuensi 17 kali. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag