Kisah Riyanto Pratama Membesarkan Produk Pewarna Pakaian Alami

Riyanto Pratama. (Tangkapan Layar: Audrey Aulivia Wiranto/SWA)
Riyanto Pratama, pemilik dan pendiri Permanence Your Clothes (Tangkapan Layar: Audrey Aulivia Wiranto/SWA).

Keluarga bukan hanya tempat berlindung, tetapi di sinilah seseorang pertama kali memahami apa itu tanggung jawab dan arti dari ‘menjaga, merawat dan menghargai’. Tidak hanya terhadap sesama, tetapi juga pada hal-hal kecil yang dimiliki. Nilai-nilai ini biasanya sudah tumbuh dari rumah, tertanam lewat kebiasaan yang dicontohkan para orang tua, seperti cara merapikan rumah, menyimpan barang dengan teratur, atau memperlakukan benda-benda agar tetap layak pakai.

Riyanto Pratama, pemilik Permanence Your Clothes, lahir dari keluarga sederhana yang mengajarkannya pentingnya merawat bearang-barang yang dimilikinya.

Nilai kehidupan yang tumbuh di lingkungan keluarganya itulah yang menjadi fondasi bisnisnya. Apalagi Ryan, sapanya, merasakan beratnya membeli pakaian baru saat kuliah dan lebih memilih jasa pewarna keliling. Namun, upaya mengecat ulang celana dengan jasa pewarna keliling berakhir dengan kekecewaan karena warnanya masih cepat memudar.

“Awalnya ide itu hanya sebatas wacana belaka. Namun seiring kondisi yang mendesak akan pekerjaan dan pandemi, saat itulah saya kembali pada impian lama: yakni menciptakan produk yang dapat memperpanjang usia pakaian secara estetik dan fungsional. Saya mulai riset dan bereksperimen sendiri,” urai Riyanto dalam jumpa pers secara daring, Rabu (14/5/2025).

Gagal, jatuh bangun, tapi tidak menyerah. Usia bukan penghalang, disitu saya belajar mengenai membangun manajemen yang tertata, menjaga konsistensi, dan memahami pentingnya kepercayaan pelanggan. Kuncinya?

Terus belajar, inovasi, dan ketangguhan. Adaptasi teknologi seperti memahami cara kerja platform digital Shopee, belajar lewat mentor, hingga feedback konsumen. "Bagi saya, nilai diri ditentukan oleh usaha, bukan penilaian orang lain,” tuturnya.

Lebih dari sekadar menjaga barang, Riyanto menguraikan, kebiasaan merawat juga menjadi wujud kepedulian terhadap lingkungan. Pakaian yang mulai memudar tidak harus diganti. Sepatu yang kotor tak perlu langsung dibuang.

Dengan pendekatan yang tepat, semua bisa diberi kesempatan kedua untuk diperbaiki, dirawat, dan kembali berfungsi seperti sedia kala. Prinsip inilah yang menjadi embrio bisnis Permanence Your Clothes (PYC) di tahun 2019.

Semangat Riyanto Pratama untuk membangun UMKM dibidang perawatan pakaian, bermula dari pengalamannya mengganti warna pakaiannya yang telah pudar saat masih berkuliah di semester 5.

“Waktu masih kuliah semester 5, membeli pakaian baru berat banget, kenapa enggak warnai aja untuk baju yang pudar. Pernah pakai jasa pewarna keliling Rp10 ribu per bajunya, tapi sayangnya seminggu-dua minggu pudar lagi,” ucap Riyanto mengisahkan pengalamannya.

Selepas lulus kuliah, sekitar tahun 2019 dan kesulitan mencari pekerjaan akhirnya Riyanto Pratama memutuskan untuk membuka jasa pewarnaan pakaian. Sayangnya pandemi Covid-19 membuat usaha jasa pewarnaan pakaian secara offline kesulitan untuk dilakukan karena adanya pembatasan aktivitas.

“Tahun 2021, bergabung dengan Shopee. Dari jasa pewarnaan pakaian pindah menjual produk pewarna pakaian. Lewat produk kami ikut menjaga kenangan para pengguna Permanence Your Clothes, ada beberapa yang bercerita seperti itu," ungkap Riyanto.

Usahanya tak sia-sia dan membuahkan hasil serta omsetnya membumbung tinggi. Alhasil, penghasilannya terus bertumbuh. Dia sanggup menafkahi sang bunda dan biaya kuliah adik-adiknya.

“Bahan yang kami gunakan aman, karena menggunakan pewarna alami untuk pakaian. Usaha ini dibantu ibu untuk gudang, sedangkan proses produksi melibatkan tetangga sekitar rumah,” beber Riyanto.

Melalui Shopee, PYC mampu menjangkau lebih banyak pelanggan, memberdayakan komunitas lokal, serta mencatat pertumbuhan bisnis hingga 300% dalam dua tahun terakhir dan penjualan naik 5 kali lipat pada 12.12 Birthday Sale 2024. Fitur interaktif seperti Shopee Affiliate dan Shopee Video menjadi kunci dalam memperluas jangkauan pasar tanpa harus mengeluarkan biaya promosi besar. (*)

# Tag