Kementerian Keuangan Bakal Lelang SUN di 20 Mei, Targetkan Himpun Dana Rp26 Triliun

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko di Kementerian Keuangan berupaya memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Caranya antara lain melelang Surat Utang Negara (SUN) pada 20 Mei 2025. Pelelangan ini diproyeksikan mencapai 150% dari target indikatif senilai Rp26 triliun.

Melansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (19/5/2025), Kemenkeu menjadwalkan lelang surat utang negara (SUN) tersebut pada Selasa (20/5/2025). Pelelangan SUN ini dibuka pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. Sementara tanggal setelmen pada 22 Mei 2025.

“Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakn dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia,” jelas Kemenkeu dalam keterbukaan informasi BEI pada 16 Mei 2025.

Lebih rinci, seri utang yang hendak diterbitkan Kemenkeu ada delapan surat, masing-masing terdiri dari Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan Obligasi Negara (ON).

Untuk SPN yang diterbitkan, yaitu SPN03250820 yang baru diterbitkan dengan jatuh tempo 20 Agustus 2025. Kemudian, SPN12260507 yang baru dibuka kembali. Jatuh temponya pada 7 Mei 2026. Kedua SPN ini memiliki tingkat kupon diskonto.

Kemudian, alokasi pembelian non-kompetitif dari dua SPN tersebut maksimal 99% dari penawaran pembelian yang dimenangkan, dengan penetapan imbal hasil SUN bagi pemenang lelang SUN. Sedangkan penawaran pembelian non-kompetitif menggunakan imbal hasil rata-rata tertimbang dari hasil lelang SUN dengan penawaran pembelian kompetitif.

Selanjutnya, Kemenkeu bakal menerbitkan 6 ON yang seluruhnya dibuka kembali dengan tanggal jatuh tempo yang berbeda-beda. Alokasi pembelian non-kompetitif ON tersebut maksimal sebesar 30%. Berikut detailnya.

  • FR0104 dengan jatuh tempo 15 Juli 2030. Tingkat kuponnya 6,50000%
  • FR0103 dengan jatuh tempo 15 Juli 2035. Tingkat kuponnya 6,75000%
  • FR0106 dengan jatuh tempo 15 Agustus 2040. Tingkat kuponnya 7,12500%
  • FR0107 dengan jatuh tempo 15 Agustus 2045. Tingkat kupon 7,12500%
  • FR0102 dengan jatuh tempo 15 Juli 2054. Tingkat kupon 6,87500%
  • FR0105 dengan jatuh tempo 15 Juli 2065, tingkat kupon 6,87500%

Peserta pelelangan SUN ini, terdiri dari dealer utama dari perbankan milik negara dan swasta, sekuritas, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Indonesia (BI).

Dealer utama dari perbankan swasta yaitu Citibank, Deutsche Bank AG, HSBC Indonesia, BCA, Bank Danamon, Maybank Indonesia, OCBC, Bank Panin, CIMB Niaga, Bank Permata, Bank ANZ Indonesia, Standard Chartered Bank, dan JP Morgan.

Dealer dari perbankan BUMN yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN. Kemudian, sekuritas yaitu BRI Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas. (*)

# Tag