Bos Mustika Ratu (MRAT) Beli Saham untuk Investasi, Berapa Nilainya?

Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), Bingar Egidius Situmorang, melakukan transaksi pembelian 2.100 lembar saham di harga Rp236 pada 16 Mei 2025. Perkiraan dana yang dikucurkan Bingar sekitar Rp495.600. Persentase saham yang ditransaksikan sebesar 0,0005%, sehingga menambah porsi sahamnya menjadi 0,0028% atau 12.100 lembar saham.

“Tujuan dari transaksi untuk investasi,” tegas Bingar dalam laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (19/5/2025).

Sebelumnya, Bingar memiliki 0,0023% saham di MRAT atau sebanyak 10.000 lembar saham. Meski Bingar berperan sebagai direksi perusahaan, tetapi Ia bukanlah pengendali perusahaan dan tidak termasuk pemegang saham di atas 5%.

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 30 April 2025, PT Mustika Ratu masih menjadi pengendali perusahaan, sekaligus pemegang saham di atas 5%. Nominal sahamnya pada bulan tersebut sebanyak 71,262% atau sebanyak 305 juta saham. Jumlah ini masih dipertahankan di bulan sebelumnya.

Kemudian, Jodi Andrea Suryokusumo selaku Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Korporasi Mustika Ratu, merupakan afiliasi dari MRAT. Nominal sahamnya pada 30 April 2025 sebanyak 73.100 lembar atau porsinya 0,0171%. Selebihnya, Faadhil Irshad Nasution memiliki saham MRAT sebanyak 22,59 juta lembar atau porsinya 5,28%.

Di sesi reses perdagangan saham hari ini, harga saham barang konsumen primer ini meningkat dua poin atau 0,84% menjadi Rp240. Harga pembukaannya di Rp238, dan menyentuh harga tertinggi di Rp244. Sementara harga terendahnya di Rp238, menurut data dari aplikasi IDX Mobile yang dikembangkan BEI.

Nilai kapitalisasi pasar MRAT mencapai Rp102,8 miliar, dengan nilai transaksi sebesar Rp25,43 juta. Adapun frekuensi transaksi dan volume transaksi masing-masing sebesar 31 kali dan 104.600 saham.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag