SuperAgent: Jurus Baru OYO Libatkan Komunitas dalam Ekosistem Perhotelan

Series Signature Bali OYO (Foto: OYO)
Series Signature Bali OYO (Foto: OYO)

OYO, salah pemain besar dalam industri akomodasi berbasis teknologi, kembali melangkah maju dengan cara yang tak biasa.

Lewat peluncuran program SuperAgent, OYO tidak hanya memperluas jaringan distribusinya, tapi juga membuka peluang bagi individu dan komunitas lokal untuk ikut tumbuh dalam ekosistem perhotelan yang kian dinamis—semua tanpa modal awal.

Program yang dirilis sejak April 2025 ini menandai babak baru bagi OYO Indonesia. Jika sebelumnya distribusi pemesanan banyak bergantung pada kanal digital internal, kini OYO justru mengajak agen perjalanan, pelaku pariwisata, bahkan masyarakat umum untuk menjadi bagian dari jaringan pemasarannya.

Mereka diberi akses ke lebih dari 3.000 properti OYO di seluruh Indonesia, dari hotel-hotel budget di kota kecil hingga properti unggulan di destinasi wisata utama.

Langkah ini bukan sekadar strategi distribusi. Ada filosofi yang lebih dalam: inklusi. “Kami sangat antusias dengan kesuksesan awal SuperAgent dan bangga melihat begitu banyak individu yang sudah merasakan manfaat dari platform ini,” ujar Hendro Tan, Country Supply and Operational Head OYO Indonesia (19/5/2025).

“Inisiatif ini tidak hanya memperluas saluran distribusi kami, tetapi juga memberdayakan komunitas lokal untuk tumbuh bersama kami. Kami melihat potensi besar di Indonesia dan berkomitmen untuk mempercepat pengembangan program ini dalam waktu dekat,” dia menambahkan.

Sejak diluncurkan, lebih dari 800 agen perjalanan telah bergabung. Para agen ini kini menikmati keleluasaan untuk menawarkan pemesanan hotel dengan cara yang lebih fleksibel, cepat, dan kompetitif.

Komisi yang ditawarkan pun menggiurkan: hingga 11,5% untuk pemesanan pada hari kerja dan 12,5% saat akhir pekan sepanjang Mei 2025. Tak hanya itu, OYO juga menjamin harga terbaik bagi pelanggan, sehingga kepercayaan terhadap para agen semakin kuat.

Dengan platform digital yang mudah digunakan, SuperAgent memungkinkan mitra untuk memantau penjualan dan pendapatan secara realtime. Laporan komisi, ringkasan transaksi, hingga dukungan dari manajer akun OYO, semua tersedia dalam sistem terpadu. Bahkan, proses pendaftaran pun cukup dilakukan secara daring.

Melalui strategi ini, OYO tampaknya ingin menjembatani dunia digital dengan kekuatan distribusi offline berbasis komunitas. Di tengah kian ketatnya persaingan industri perhotelan, pendekatan ini dinilai mampu menyasar segmen pasar yang selama ini belum tergarap optimal oleh sistem pemesanan digital.

Kampanye peluncuran SuperAgent juga menggandeng kanal-kanal populer seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Di platform-platform ini, OYO menyasar edukasi publik tentang manfaat menjadi agen, memperlihatkan testimonial, dan menampilkan keunggulan kompetitif program. Di sini, OYO memadukan onboarding lokal dengan kampanye digital strategis.

Dengan langkah yang inklusif dan data-driven, OYO menunjukkan bahwa inovasi bukan hanya soal teknologi, melainkan juga tentang membuka akses, membangun kolaborasi, dan merangkul potensi lokal. Melalui SuperAgent, OYO bukan hanya membentuk jaringan agen, tetapi juga komunitas yang diberdayakan. (*)

# Tag