Ini Sejumlah Pencapaian AIA dalam Komitmen Keberlanjutan
PT AIA Financial (AIA) mengumumkan pencapaian dan komitmen keberlanjutannya yang tercermin dalam Laporan Keberlanjutan 2024 dengan menyorot lima pilar Strategi Keberlanjutan AIA: health & wellness, sustainable investment, sustainable operation, people & culture, effective governance.
Kathryn Parapak, Chief Marketing Officer AIA mengatakan, “Lima pilar strategi keberlanjutan kami merupakan fondasi bagi kesuksesan jangka panjang kami, itulah sebabnya kami berkomitmen untuk terus mengambil tindakan nyata terhadap risiko iklim, mempromosikan kesehatan yang lebih baik di komunitas kami, dan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam investasi serta operasional kami.”
Demikian pula, mendorong keterlibatan dan kinerja karyawan secara inklusif serta memastikan tata kelola yang kuat tetap menjadi prioritas utama. “Dengan cara ini, kami percaya bahwa kami dapat memitigasi risiko, mendorong pertumbuhan, dan membangun ketahanan bisnis,” tambah Kathryn.
Pada tahun 2024, AIA mencatat berbagai pencapaian penting dalam lima pilar keberlanjutan. Dalam bidang health & wellness, AIA mengelola Rp735 triliun uang pertanggungan dan telah menjangkau 133 juta orang melalui inisiatif AIA One Billion yang bertujuan menjangkau satu miliar orang pada 2030.
Dalam sustainable operation. AIA berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 28,73% dan konsumsi energi sebesar 30,38% dibandingkan tahun 2019, mengelola 100% sampah dari Gedung AIA Central, serta mendorong digitalisasi seperti e-policy untuk efisiensi.
Di bidang sustainable investment. seluruh aset tradisional telah dinilai menggunakan ESG Rating Scorecard internal, dan seluruh manajer portofolio menyelesaikan sertifikasi investasi LST dari CFA Institute.
Untuk people & culture, 55% karyawan AIA adalah perempuan dengan 45% menduduki posisi manajerial, serta seluruh karyawan telah mengikuti pelatihan ESG 101. Terakhir, dalam effective governance, AIA meraih Indeks Kepuasan Nasabah 93% dan NPS 55, naik tujuh poin dan menjadi peringkat pertama.
AIA juga menegakkan Kode Etik yang mencakup kebijakan antikorupsi, antipencucian uang, dan kontra pendanaan terorisme, serta mengintegrasikan risiko perubahan iklim dalam manajemen risiko perusahaan.
Sebagai anak perusahaan AIA Group, inisiatif keberlanjutan AIA di Indonesia juga turut mendukung komitmen yang ditetapkan oleh AIA Group. Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan pertama di AsiaPasifik yang memiliki target Science Based Targets initiative (SBTi) yang telah divalidasi pada tahun 2023, AIA Group menegaskan komitmennya untuk mencapai emisi nol bersih (net zero) pada 2050.
Meskipun kegiatan operasional AIA tidak secara langsung berkontribusi terhadap emisi karbon dalam skala besar. Komitmen ini, yang pertama kali diumumkan pada Desember 2021, terus menjadi panduan utama dalam perjalanan dekarbonisasi AIA. (*)