Shopee Menggencarkan Progam Ini Demi Menyokong UMKM
Shopee Indonesia terus memberikan dukungan kepada UMKM untuk meningkatkan bisnisnya. Salah satunya dengan meluncurkan program Sukses UMKM Baru. Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita, menyampaikan sejak diluncurkannya dari awal Februari 2025, Program Sukses UMKM Baru ini mencatat dampak positif yang signifikan bagi para pelaku UMKM yang baru memulai perjalanan transformasi digitalnya bersama Shopee.
Menurutnya, program ini dihadirkan sejalan dengan komitmen Shopee dalam mendorong dan mempermudah transformasi digital UMKM lokal secara berkelanjutan. "Program ini diharapkan bisa membantu UMKM baru menjangkau pasar dan membangun kepercayaan konsumen dengan lebih mudah," ujarnya di Jakarta, Selasa (20/5/2025).
Pada program ini, UMKM otomatis mendapatkan berbagai manfaat termasuk gratis biaya administrasi untuk 50 pesanan pertama, gratis biaya layanan Gratis Ongkir XTRA untuk 200 pesanan pertama, dan voucher toko sebesar 1 juta rupiah. Mulai 16 Juni 2025, keuntungan ini akan ditambahkan, diantranya gratis biaya administrasi untuk 50 pesanan pertama m, gratis biaya layanan gratis ongkir XTRA untuk 500 pesanan pertama, gratis voucher toko senilai 2 juta rupiah khusus bagi Penjual UMKM yang baru membuka toko di Shopee mulai 16 Juni 2025.
Kemudian, ada juga voucher toko spesial untuk kampanye besar Shopee. Bagi Penjual UMKM yang baru membuka toko di Shopee tanggal 16 Juni 2025, Penjual bisa mendapatkan dukungan spesial Kampanye Shopee 9.9 di tahun 2025, yaitu Gratis Voucher Toko 1 juta rupiah.
Keberhasilan Program Sukses UMKM Baru inilah yang mendorong Shopee untuk menambahkan daftar dukungan gratis yang akan diberikan kepada para pengusaha pemula. Perusahaan percaya bahwa lingkungan yang inklusif dan mendukung sejak awal berbisnis merupakan kunci untuk mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.
"Hal inilah yang mendasari kami menghadirkan dukungan gratis bagi pelaku UMKM sejak tahap awal mereka memulai usaha lewat Program Sukses UMKM Baru. Kami berharap pembaruan program ini dapat lebih membantu proses transformasi digital UMKM lokal,” tuturnya.(*)