Plaza Indonesia Fokus Kembangkan Aset Eksisting, Siap Bagikan Dividen Rp339 Miliar
Di tengah ketatnya kompetisi bisnis properti dan gaya hidup premium, PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) mengambil langkah strategis yang hati-hati namun terukur.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 16 Mei 2025, Perseroan memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp339,43 miliar kepada pemegang saham. Jumlah ini mencerminkan keberlanjutan kinerja perusahaan yang stabil meski belum melakukan ekspansi besar.
Alih-alih menambah aset baru atau melakukan akuisisi, manajemen PLIN memilih fokus untuk mengembangkan portofolio yang sudah ada. Aset-aset tersebut meliputi Plaza Indonesia Mall yang ikonik, Hotel Grand Hyatt Jakarta, Mall FX Sudirman, hingga The Plaza yang menjadi rumah bagi berbagai perusahaan multinasional.
“Untuk penambahan tenant, Perseroan selalu mencari tenant yang terbaik untuk mal dan office tower. Untuk pengembangan di tempat lain atau akuisisi, saat ini Perseroan masih fokus dan mengembangkan aset yang ada. Namun, tentu saja Perseroan selalu mempertimbangkan kebutuhan pasar,” ujar Direktur PLIN, David Raimond Sulaiman dalam paparan publik yang disampaikan pada 19 Mei 2025.
Kebijakan ini juga berlaku untuk lini bisnis perhotelan. Hingga saat ini, PLIN masih mempertahankan Grand Hyatt Jakarta sebagai satu-satunya properti hotel yang dikelola, tanpa rencana untuk menambah atau melepas aset hotel tersebut.
“Saat ini, hanya Grand Hyatt Jakarta saja yang menjadi aset hotel Perseroan dan tidak ada rencana menjual Grand Hyatt Jakarta atau membeli hotel lainnya,” tegas Umbas Rombe, Corporate Secretary & Legal General Manager.
Langkah konservatif juga diterapkan dalam kebijakan keuangan. Tahun ini, perusahaan belum memiliki rencana untuk melakukan rights issue atau penerbitan surat utang. Menurut manajemen, kebutuhan modal kerja masih bisa dipenuhi dari arus kas internal. Apabila akan rights issue atau penerbitan surat utang, mereka akan sampaikan ke OJK/BEI.
Namun bukan berarti PLIN stagnan. Untuk mendorong kinerja, sejumlah langkah peremajaan tengah dilakukan, khususnya di sektor hotel. Renovasi kamar tamu Grand Hyatt Jakarta telah rampung pada 2024, yang diharapkan mampu mendongkrak daya saing dan menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun internasional.
Di sisi lain, Plaza Indonesia Mall juga telah menjalani proses renovasi sejak tahun lalu. Proyek ini bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung dan nilai sewa tenant, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan pendapatan dari sektor ritel. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.