Infografik : IHSG Turun, Yield Obligasi RI dan Rupiah Masih Naik

null
Sumber : Kementerian Koordinator Perekonomian.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa kemarin ditutup pada level 7.095 poin atau melemah 0,65% dibandingkan penutupan hari sebelumnya (date to date/dtd) . Indeks sektoral yang mengalami penguatan di antaranya Sektor Kesehatan 0,62% dan Sektor Transportasi & Logistik 0,31% . Sedangkan Sektor Non-Primer mengalami pelemahan terdalam 1,24%. Sedangkan Sektor Non-Primer mengalami pelemahan terdalam 1,24% (dtd).

Yield obligasi bertenor 10 tahun Indonesia naik tipis sebesar 1,4 basis poin (bps) di level 6,84% dibandingkan dengan hari sebelumnya (dtd) sejalan dengan kenaikan yield obligasi 10 tahun AS sebesar 0,99 bps menjadi 4,44%. Sejak awal Mei 2025, aliran modal asing obligasi masuk dari Indonesia mencapai US$559 juta, lebih baik dibandingkan Filipina yang mengalami capital outflow sebesar US$1,9 miliar.

Rupiah mengalami apresiasi sebesar 0,09% di level Rp16.415 dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Apresiasi juga dialami oleh beberapa negara di Kawasan Asia dengan penguatan terbesar dialami oleh Yen Jepang 0,38%. Sedangkan pelemahan terdalam dialami oleh Won Korea 0,19% (dtd). (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag