Waspada IHSG Sideways, BNI Sekuritas Jagokan BRPT, CUAN Hingga GOTO di Perdagangan Rabu Ini

null
Ilustrasi foto : GOTO.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa kemarin ditutup pada level 7.095 poin atau melemah 0,65% dibandingkan penutupan hari sebelumnya. "Melihat pergerakkan IHSG kemarin, kami memproyeksikan hari ini IHSG sideways cenderung menguat," ujar Kevin Juido Hutabarat, Senior Retail Research Analyst PT BNI Sekuritas pada risetnya di Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Level support IHSG pada rentang 7.050-7.000 poin. Sedangkan,level resistance-nya di 7.123-7.150 poin. Investor mencermati beragam sentimen domestik dan eksternal.Kemarin, indeks-indeks Wall Street terkoreksi setelah reli yang dipimpin oleh saham teknologi mulai menurun. Indeks S&P 500 turun 0,39%, Nasdaq Composite melemah 0,38% dan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,27%.

Penurunan tersebut didorong oleh aksi jual saham-saham teknologi yang selama enam hari terakhir menjadi penggerak reli pasar. Sektor teknologi turun 0,5%. Saham Nvidia melemah 0,9%, diikuti penurunan saham Advanced Micro Devices, Meta Platforms, Apple, dan Microsoft. Di sisi lain, saham Tesla mengalami kenaikan 0,5% setelah CEO Elon Musk menyatakan komitmennya untuk memimpin perusahaan mobil listrik tersebut selama lima tahun ke depan. “Ya, tidak ada keraguan sama sekali soal itu,” kata Musk dalam wawancara di Qatar Economic Forum yang diselenggarakan Bloomberg di Doha.

Presiden Donald Trump gagal meyakinkan sejumlah anggota Partai Republik di DPR AS untuk menarik penentangan mereka terhadap rancangan undang-undang pajak besar yang mengatur batasan pengurangan pajak negara bagian dan lokal. Penolakan ini berpotensi menggagalkan legislasi pajak yang diharapkan dapat disahkan sebelum akhir pekan Memorial Day mendatang.

Bergeser ke Asia, bursa saham di kawasan Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Selasa itu. Investor mencermati keputusan suku bunga acuan Reserve Bank of Australia (RBA). RBA memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,85%, level terendah dalam dua tahun terakhir. Keputusan tersebut diumumkan usai rapat kebijakan digelar selama dua hari, seiring meningkatnya tekanan eksternal akibat perlambatan global dan meredanya inflasi domestik.

Selain itu, investor bursa Asia juga tengah menilai pencatatan produsen baterai terbesar di dunia Contemporary Amperex Technology. Indeks Jepang Nikkei 225 naik 0,08%, dan indeks Topix naik tipis 0,02%. Demikian pula, S&P/ASX 200 Australia naik 0,58%. Selain itu, Hang Seng Hong Kong menguat 1,45%, Taiex Taiwan naik 0,01%, CSI 300 China naik 0,54%. Sedangkan, Kospi Korea Selatan melemah 0,06%.

BNI Sekuritas pada perdagangan hari ini merekomendasikan saham ADRO, CUAN, GOTO, BREN, DEWA, dan BRPT

ADRO : area beli di Rp2.150-2.220, cutloss jika break di bawah Rp2.150. Target dekat di Rp2.250-2.300.

CUAN : area beli di Rp11.450-11.700, cutloss jika break di bawah Rp11.350. Target dekat di Rp11.825-12.000.

GOTO : area beli di Rp70-72, cutloss jika break di bawah Rp69. Target dekat di Rp74-79.

BREN : area beli di Rp6.300-6.500, cutloss jika break di bawah Rp6.300. Target dekat di Rp6.700-6.900.

DEWA : area beli di Rp153-156, cutloss jika break di bawah Rp152. Target dekat di Rp158-160.

BRPT : area beli di Rp890-900, cutloss jika break di bawah Rp890. Target dekat di Rp950-960. (*)

# Tag