Kawan Lama Group Perluas Sayap Kuliner Lewat 88SEOUL, Restoran Korea Full-Service

null
Persemian restoran Korea 88Seoul milik anak usaha Kawan Lama Group, F&B ID. (Foto: F&B ID)

Di balik segelas teh Chatime yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup generasi urban, F&B ID kembali menghidupkan cerita baru. Kali ini lewat aroma hangat masakan rumahan Korea.

Melalui merek terbarunya, 88SEOUL, anak usaha Kawan Lama Group ini menandai langkah baru yang lebih berani di industri kuliner: merambah ranah restoran full-service dengan rasa otentik dari negeri Ginseng.

88SEOUL bukan sekadar restoran Korea. Ia adalah ruang penuh nostalgia yang dirancang menyerupai suasana Korea Selatan di era 1980-an, namun dikemas dalam sentuhan modern.

Gerai perdananya resmi dibuka di Central Park Mall, Jakarta, seolah ingin membuktikan bahwa F&B ID tak hanya piawai di pasar minuman siap saji, tapi juga siap bersaing dalam lanskap kuliner yang lebih kompleks dan kaya narasi.

Bagi Devin Widyakrisnadi, CEO F&B ID, kehadiran 88SEOUL bukan hanya tentang meluncurkan merek baru. Ia menyebutnya sebagai babak baru dalam perjalanan perusahaan. Peluncuran 88Seoul, menurutnya bukan sekadar memperkenalkan brand baru, tapi juga menandai babak baru dalam perjalanan F&B ID untuk menghadirkan pilihan kuliner yang lebih beragam dan mendalam.

Restoran ini hadir dengan konsep bersantap yang unik: makanan disajikan di atas nampan besar, memuat nasi hangat, sup khas Korea, lauk utama berbahan protein, serta beragam banchan, hidangan pendamping yang menjadi jiwa dari setiap santapan ala Korea. Menunya dirancang dalam dua pilihan utama: Champion Set untuk satu orang dan Victory Set untuk dinikmati berdua.

Di balik kehangatan nampan itu, ada tangan terampil dari Chef Lim Jong Bin, atau akrab disapa Chef JB. Ia adalah chef bersertifikasi dari pemerintah Korea Selatan dengan pengalaman lebih dari dua dekade di dunia kuliner. Bersama tim F&B ID, ia merancang seluruh menu 88SEOUL dengan perhatian penuh terhadap bahan, rasa, dan teknik penyajian.

“Ini adalah bagian dari komitmen F&B ID untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pengalaman bersantap yang relevan dengan kebutuhan dan minat masyarakat Indonesia yang terus berkembang," kata Devin.

"Kami ingin menciptakan ruang baru bagi pecinta kuliner khususnya penggemar budaya Korea untuk menikmati hidangan yang autentik, hangat, dan penuh cerita, tanpa harus bepergian jauh,” tambahnya.

Semangat “Seoulful Korean Cuisine” yang diusung 88SEOUL bukan sekadar slogan. Ia adalah narasi yang hidup, tercermin dari desain interior yang menghadirkan nuansa new retro, pilihan musik yang membangkitkan kenangan, dan sajian yang dibuat dengan cinta ala rumah tangga Korea.

Langkah ini bukan tanpa riset. Pada 2024, F&B ID melakukan kajian internal yang menunjukkan bahwa tren makanan Korea di Indonesia telah bertransformasi dari sekadar tren musiman menjadi preferensi yang stabil, terutama di kalangan generasi muda yang telah lama jatuh hati pada K-culture, dari K-pop hingga drama dan gaya hidup.

“Melihat peluang tersebut, kami melihat pentingnya menghadirkan brand yang tidak hanya menjawab permintaan pasar, tetapi juga mampu membentuk standar baru dalam menyajikan makanan Korea secara autentik dan menyeluruh,” tambah Devin.

88SEOUL melengkapi portofolio F&B ID yang kini menaungi enam merek: Chatime, Chatime Atealier, Cupbop, Gindaco, Go! Go! CURRY - Genki no Minamoto, dan tentu saja, sang pendatang baru ini. Perusahaan ini telah mengelola lebih dari 420 gerai Chatime, lebih dari 180 gerai Cupbop, 21 gerai Gindaco, 7 Chatime Atealier, dan 17 gerai Go! Go! CURRY — sementara 88SEOUL baru saja memulai langkah pertamanya.

Namun seperti halnya semua kisah besar, awal yang kecil justru menyimpan potensi untuk menjadi pemain kuliner yang diperhitungkan. (*)

# Tag