Chandra Asri Group (TPIA) Mengembangkan Carbon Capture dan Storage Hub

Chandra Asri Pacific. (Foto: Ist)
Chandra Asri Pacific. (Foto: Ist)

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) atau Chandra Asri Group mengembangkan Carbon Capture & Storage (CCS) Hub di Banten. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mendukung dekarbonisasi industri dan mendukung Net Zero Carbon 2060. Pengembangan CCS Hub ini mengoptimalkan pabrik utama perseroan di Cilegon dan Serang, Banten.

Kedua wilayah tersebut merupakan pusat kawasan industri petrokimia, listrik, baja, dan semen yang merupakan sektor dengan tantangan relatif tinggi dalam upaya penurunan intensitas emisi karbon. CCS merupakan inisiatif yang dirancang untuk menangkap emisi karbon dioksida (CO₂) dari sumber-sumber besar seperti fasilitas industri, kemudian menyimpannya secara aman di bawah permukaan tanah agar tidak dilepaskan ke atmosfer.

Edi Rivai, Direktur Legal, External, and Circular Economy Chandra Asri Group, mengatakan CCS merupakan upaya perseroan menerapkan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan peluang bisnis strategis yang mengkreasikan ekosistem kolaboratif sangat penting untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan daya saing.

Proyek-proyek seperti Northern Lights dan Porthos membuktikan CCS paling efektif ketika industri, pemerintah, dan penyedia teknologi bekerja bersama dengan visi yang sama.

"Kolaborasi semacam ini dapat mengefesiensikan biaya, menurunkan risiko, dan meningkatkan peluang keberhasilan,” ujar Edi pada keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Minggu (25/5/2025).

Pengalaman perseroan mengoperasikan infrastruktur terintegrasi seperti terminal laut, tank farm, dan sistem utilitas berskala industri itu kian memacu optimistis pengembangan fasilitas CCS Hub. Untuk mewujudkannya, Chandra Asri Group membuka peluang kolaborasi dengan mitra strategis guna mendorong percepatan dan efektivitas implementasi proyek.

Pada pengembangan CCS Hub, infrastruktur menjadi tulang punggung dari seluruh rantai nilai yang harus dirancang secara terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Setiap komponen infrastruktur, mulai dari penangkapan karbon di sumber emisi, pengangkutan melalui kapal atau jaringan, hingga penyimpanan aman di bawah tanah, memainkan peran penting dalam menjamin efektivitas dan keandalan sistem.

Perhatian terhadap infrastruktur ini juga mencerminkan keseriusan pelaku industri dalam mendukung transisi energi. Pada 23 Mei 2025, harga saham TPIA melonjak 10,76% menjadi Rp10.550 secara harian (date to date). (*)

# Tag