Akuisisi Minebi Garage, Mocca Studio Masuki Bisnis Sepeda Listrik

Mocca Studio Gandeng Minebi Garage. (Foto: Dokumentasi Mocca Studio)
Mocca Studio akusisi Minebi Garage. (Foto: Mocca Studio)

Di Malang, kota yang dikenal sebagai pusat kreativitas dan pendidikan, langkah mengejutkan diambil oleh sebuah studio animasi digital. Mocca Studio, yang selama ini dikenal lewat portofolio animasi dan proyek digitalnya, mengumumkan akuisisi terhadap Minebi Garage — sebuah bengkel spesialis sepeda listrik yang memiliki tiga cabang di Lowokwaru, Sengkaling, dan Kedungkandang.

Keputusan ini mungkin tampak tak biasa, tetapi bagi Irwanto, Founder & CEO Mocca Studio, arah ini sudah lama digodok secara strategis. “Akuisisi ini berawal dari ketertarikan kami terhadap masa depan industri kendaraan listrik dan peran pentingnya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Irwanto dalam keterangan tertulis, Minggu (25/5/2025). “Meskipun Mocca Studio dikenal sebagai studio animasi dan digital, kami selalu terbuka terhadap inovasi lintas bidang, terutama yang memiliki dampak positif jangka panjang.”

Langkah ini bukan semata strategi ekspansi bisnis ke sektor baru. Di baliknya ada semangat untuk mengintegrasikan kreativitas dengan dampak sosial. Minebi Garage dianggap sebagai mitra yang tepat karena pendekatan mereka terhadap kendaraan listrik roda dua sejalan dengan kebutuhan masyarakat urban yang dinamis.

“Minebi Garage menawarkan potensi besar di sektor ini, terutama dengan pendekatannya yang fokus pada motor listrik roda dua yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban,” ungkap Irwanto.

Minebi sendiri merupakan singkatan dari "Motor Listrik Negeri Sendiri", sekaligus permainan kata dari bahasa Inggris "mine" dan "baby" — sebuah sentuhan branding yang cerdas dan personal.

Bengkel ini menyediakan layanan komprehensif mulai dari servis ringan hingga berat, pemeriksaan sistem kelistrikan, penggantian baterai, peningkatan kapasitas daya, hingga modifikasi teknis.

Yang menarik, sinergi ini tidak hanya dilihat dari sisi komersial. Irwanto dan tim Mocca melihat peluang untuk mengangkat layanan Minebi melalui kekuatan storytelling, edukasi publik, dan branding — bidang yang memang telah menjadi kompetensi utama studio ini sejak lama. Di sinilah titik temu dua dunia yang tampaknya kontras: teknologi bersih dan narasi kreatif.

Lebih lanjut, Irwanto menambahkan, “Di masa depan kami berencana memperluas jaringan bengkel ke beberapa titik strategis lainnya di Jawa Timur dan menghadirkan program edukasi masyarakat mengenai perawatan motor listrik serta menjadi pusat perakitan baterai di Malang.”

Bertus, CEO Minebi Garage yang juga dikenal sebagai pendiri bengkel ini, menyambut langkah ini dengan antusias. Baginya, edukasi masyarakat menjadi titik krusial dalam adopsi kendaraan listrik yang berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan standar keselamatan dan efisiensi terjaga dalam setiap proses servis,” ujar Bertus. Ia menambahkan bahwa apresiasi terhadap sepeda listrik tidak boleh berhenti di tingkat konsumsi saja, tetapi harus ditindaklanjuti dengan kesadaran akan pentingnya pemeliharaan purna jual yang berkualitas.

Minebi Garage sendiri tengah mengembangkan sistem digital untuk mempermudah pelanggan mengakses layanan mereka. Dari sisi promosi, program diskon servis pertama untuk pelanggan baru serta skema membership loyalty menjadi strategi awal yang ditawarkan.

Pelanggan lama pun bisa mendapatkan keuntungan dari diskon berkala dan akses ke promo-promo eksklusif — sebuah pendekatan yang mencoba membangun basis pelanggan setia sejak awal.

Meski saat ini fokusnya masih pada sepeda motor listrik, peluang untuk merambah kendaraan listrik roda empat tetap dipantau. “Sejauh ini kami masih fokus di kendaraan listrik roda dua, namun secara bertahap, kami akan mengamati pertumbuhan kendaraan listrik roda empat dan menyesuaikan arah bisnis sesuai kebutuhan pasar,” ujar Irwanto.

Langkah Mocca Studio ini mungkin terlihat sebagai salah satu contoh lintas sektor paling menarik di Indonesia: ketika sebuah studio animasi melangkah keluar dari zona nyamannya untuk ikut mendorong masa depan energi bersih — bukan lewat film, tetapi lewat bengkel. Dan mungkin, ini baru permulaan. (*)

# Tag