OJK Sebut Kartu Kredit Masih Tumbuh Seiring Tren Paylater

null
Foto : OJK

Pertumbuhan kartu kredit disinyalir melambat seiring pertumbuhan Buy Now Pay Later (BNPL). Fenomena ini terjadi adanya perubahan perilaku konsumen dimana generasi muda dan milenial memilih akses layanan keuangan yang mudah dan cepat dibandingkan harus melakukan pengajuan ke perbankan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjabarkan Statistik Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Pasar Keuangan (SPIP) Bank Indonesia, transaksi kartu kredit dalam setahun terakhir pada Maret 2024 hingga Februari 2025 masih meningkat dibandingkan transaksi kartu kredit setahun sebelumnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyebutkan jumlah kredit dengan menggunakan kartu kredit di Maret tahun ini masih tumbuh lantaran naik 7,28% atau menjadi Rp102,82 triliun dari Rp95,84 triliun di Maret 2024.. Di sisi lain, BNPL juga meningkat tinggi sebesar 32,18% atau senilai Rp22,78 triliun.

"OJK menilai bahwa baik penggunaan kartu kredit maupun BNPL, keduanya masih berjalan beriringan sebagai pilihan bagi masyarakat khususnya untuk mendapatkan akses pembiayaan konsumtif," tuturnya. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag