LDC Resmikan Pabrik Baru Pemurnian Gliserin & Pengemasan Minyak Nabati di Lampung

null
Jajaran manajemen LDC saat peresmian pabrik baru di Lampung. (Foto: LDC)

Perusahaan perdagangan dan pemroses hasil pertanian global Louis Dreyfus Company (LDC) semakin menancapkan bisnisnya di Indonesia. Terbaru, LDC meresmikan pabrik pemurnian gliserin dan lini pengemasan minyak nabati baru di Lampung.

Langkah ini merupakan bagian dari ekspansi bisnis LDC di Indonesia, sejalan dengan rencana strategis perusahaan untuk terus berkembang dan sebagai wujud nyata komitmen LDC terhadap Indonesia.

Di Indonesia, LDC sudah beroperasi sejak 1999. Perusahaan ini memproduksi menghasilkan, memproses, dan mengirim sumber bahan mentah yang merupakan inti dari sistem agro-industri modern.

Sebelumnya di Indonesia LDC sudah memiliki kilang penyulingan di Lampung, perkebunan kopi robusta Lampung, pelabuhan dan bulking station ISAB Lampung, serta kilang penyulingan minyak sawit di Balikpapan.

Pabrik gliserin LDC yang baru memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 55.000 metrik ton. Fasilitas ini diproyeksikan dapat membantu memenuhi permintaan global yang terus meningkat akan gliserin murni berkualitas tinggi (sesuai standar United States Pharmacopeia/USP).

Keberadaan pabrik ini juga memperkokoh posisi kompetitif LDC sebagai pemasok gliserin untuk industri farmasi, perawatan pribadi, dan kosmetik, yang merupakan penyerap pasar terbesar gliserin global, di mana saat ini diperkirakan tumbuh pada 2,5% CAGR dari tahun 2023 hingga 2040.

“Peresmian pabrik ini merupakan langkah penting dalam pengembangan bisnis Food & Feed Solutions kami,” kata James Zhou, Global Head of Food & Feed Solutions and Chief Commercial Officer LDC Group, Selasa (27/5/2025).

James menegaskan, pabrik baru ini memperkuat sinergi operasional LDC yang sudah ada – baik di Lampung, maupun secara global di Amerika dan Eropa. Serta untuk memperbesar kapasitas dan memenuhi permintaan pelanggan LDC yang terus meningkat terhadap gliserin.

Di sisi lain, lini pengemasan minyak nabati yang baru memiliki kapasitas tahunan sekitar 64.800 metrik ton dan akan memperkuat sinergi operasional LDC yang sudah ada di Lampung untuk mengoptimalkan peluang pasar ekspor minyak nabati kemasan yang lebih besar, serta mengembangkan peluang pasar domestik, sejalan dengan agenda nasional dalam mengembangkan industri hilir kelapa sawit.

Dengan lokasi strategis yang dekat dengan pelabuhan ekspor utama, kedua fasilitas pabrik baru ini memperkuat rantai pasok regional dan global LDC.

Investasi ini memungkinkan perusahaan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan produk olahan bernilai tambah, sejalan dengan strategi LDC untuk mendiversifikasi pengembangan bisnis melalui integrasi hilir.

Rajat Dutt, LDC Country Head Indonesia mengaku bangga dapat memperluas kehadiran LDC di Indonesia melalui investasi signifikan ini di Lampung. Langkah ini wujud komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama Indonesia, produsen gliserin terbesar di dunia dan pasar yang strategis bagi LDC.

“Kedua fasilitas baru ini diperkirakan akan menciptakan 200 lapangan kerja baru pada akhir tahun 2025, serta turut berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi dan peningkatan keterampilan profesional masyarakat lokal di Lampung,” katanya. (*)

# Tag