Bintaro Jaya 46 Tahun: Dari Kota Satelit Menjadi Destinasi Gaya Hidup dan Edukasi

null
Bintaro Jaya terus berinovasi menghadirkan fasilitas berkelas yang memperkuat daya tariknya sebagai destinasi pilihan. (Foto: Bintaro Jaya).

Empat dekade lebih telah berlalu sejak PT Jaya Real Property Tbk (JRP), anak perusahaan PT Pembangunan Jaya, mulai membangun Bintaro Jaya. Dari sebuah kawasan pinggiran, Bintaro Jaya kini menjelma menjadi kota mandiri yang tak sekadar tempat tinggal, tetapi juga ruang hidup bagi berbagai generasi, tempat orang berkarya, berinovasi, hingga berekreasi.

Kini memasuki usia ke-46, transformasi Bintaro Jaya makin nyata terlihat. Kawasan ini bukan hanya dipenuhi hunian modern, tetapi juga ditopang oleh infrastruktur lengkap: pusat perbelanjaan, institusi pendidikan, layanan kesehatan, fasilitas olahraga, dan akses transportasi yang memadai. Semua itu dirancang bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan juga membangun kualitas hidup penghuninya.

Menurut Henky Wijaya, Wakil Direktur Utama PT Jaya Real Property Tbk, seluruh fasilitas baru ini dirancang untuk memperkaya pengalaman tinggal di Bintaro Jaya, sekaligus membawa kebahagiaan bagi seluruh generasi penghuninya.

Pernyataan Henky bukan sekadar janji. Pada Desember 2023, Bintaro Jaya meresmikan Bintaro Jaya X-Change Mall Tahap 2 (BXc 2), pusat gaya hidup terbaru di kawasan selatan Jakarta. Lebih dari sekadar ekspansi pusat belanja, BXc 2 menjadi landmark baru yang menyatukan elemen komunitas, kuliner, hiburan, dan edukasi.

Mall ini tak hanya menawarkan brand-brand ternama seperti Monsieur Spoon, Teras by Plataran, hingga Urban Wagyu, tetapi juga ruang terbuka publik seperti Grand Lawn untuk kegiatan komunitas, taman jogging yang ramah keluarga, dan Sunken Plaza yang menghadirkan atmosfer terbuka nan modern.

Namun kejutan sesungguhnya datang dari bagian bawah tanah mall ini: BXSea, oceanarium pertama di Tangerang Selatan. Dengan lebih dari 25.000 satwa laut dan darat, serta tunnel akuarium terlebar di Asia Tenggara, BXSea menghadirkan pengalaman edutaiment yang tak biasa.

Bertema perjalanan tematik mulai dari Raja Ampat, Rainforest, hingga Sea Theatre, pengunjung dapat menjelajahi dunia bawah laut sambil belajar. Ada juga tur edukatif seperti Boat Tour dan Behind The Sea yang mengajak keluarga mengeksplorasi dunia laut secara lebih intim.

Tak berhenti di situ, komitmen Bintaro Jaya terhadap kehidupan berkelanjutan dan edukasi anak semakin diperkuat lewat peluncuran Aviary Park @ Bintaro Creative District.

Taman konservasi seluas 6 hektare ini diresmikan langsung oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, pada 24 Februari 2025. Dibangun di atas bekas lahan pembuangan sampah ilegal, taman ini kini menjadi rumah bagi lebih dari 200 spesies satwa, dari burung tropis hingga reptil, dalam habitat alami yang dirancang dengan detail.

Pengunjung diajak untuk menjelajah zona-zona tematik yang penuh warna dan informasi, menjadikan tempat ini sebagai alternatif wisata keluarga yang menyenangkan dan edukatif. Aviary Park juga menjadi simbol transformasi ekologis, bagaimana kawasan yang dulunya mati kini hidup kembali dalam semangat konservasi.

Henky menyampaikan harapannya dengan sederhana namun penuh makna. Menurutnya, mereka ingin semua yang dihadirkan di kawasan ini akan membawa sukacita. (*)

# Tag