Gaia Artha Dinamic Akuisisi Emiten Tekno Sumber Sinergi Makmur (IOTF), Ada Apa?
PT Sumber Sinergi Makmur Tbk, atau yang lebih dikenal dengan nama Fox Logger (kode saham: IOTF), tengah bersiap menghadapi babak baru.
Perusahaan teknologi yang selama ini dikenal di bidang perdagangan besar peralatan telekomunikasi akan segera beralih kepemilikan. Adalah PT Gaia Artha Dinamic (GAIA) yang berniat mengakuisisi 2,61 miliar lembar saham IOTF — setara 49,38% porsi kepemilikan.
Langkah ini menandai manuver strategis dari GAIA. “Tujuan rencana pengambilalihan oleh GAIA adalah untuk investasi dan melakukan pengembangan aset serta integrasi lini bisnis baru untuk IOTF,” tegas Direktur Utama PT Gaia Artha Dinamic, Aldrian Suwardi Chandra, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/6/2025).
Di balik pengumuman itu, ada pergulatan saham yang cukup signifikan. Saat ini, kendali atas IOTF berada di tangan Alamsyah, Direktur Utama perusahaan, dan dua sosok dari keluarga Suciono: Gracia Puspita Suciono dan Darren Suciono.
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Maret 2025, Alamsyah menguasai 1,56 miliar lembar saham atau 29,63% — cukup untuk menyandang status pengendali.
Gracia Puspita Suciono memiliki 1,04 miliar lembar saham atau 19,75%, sedangkan Darren Suciono, yang menjabat sebagai Komisaris Utama, juga memiliki 1,56 miliar saham atau 29,63%. Menariknya, porsi saham mereka nyaris tak berubah sejak Februari hingga Maret 2025.
Dalam keterangan yang sama, GAIA mengungkap bahwa proses negosiasi dilakukan secara langsung antara perusahaan dan para pemegang saham utama. Negosiasi dan penyelesaian rencana akuisisi ini dilakukan secara langsung antara perusahaan dengan Alamsyah dan Gracia Puspita Suciono.
Masih ada beberapa detail yang tengah difinalisasi: dari nilai akhir transaksi, teknis pelaksanaan, hingga waktu penyelesaian. Namun satu hal sudah pasti: jika akuisisi ini rampung, GAIA akan menjadi pengendali baru IOTF. Sesuai regulasi pasar modal, langkah berikutnya adalah pelaksanaan penawaran tender wajib kepada pemegang saham publik.
Bagi publik, ini bukan sekadar urusan kepemilikan saham, tetapi juga perubahan arah strategi bisnis. GAIA bukan pemain sembarangan. Perusahaan ini dikenal di berbagai bidang: mulai dari aktivitas hosting, perdagangan besar peralatan telekomunikasi dan komputer, hingga perangkat lunak serta konsultasi manajemen.
Kabar akuisisi ini langsung berdampak ke lantai bursa. Menurut aplikasi IDX Mobile yang dikembangkan oleh BEI, harga saham IOTF pada pukul 10.01 WIB tercatat melemah di posisi Rp232 dari harga pembukaannya di Rp262. Saham ini sempat menyentuh titik tertinggi Rp264 dan terendah Rp226.
Dengan frekuensi transaksi mencapai 2.189 kali dan volume sebanyak 40,66 juta saham, nilai transaksi hari itu tercatat Rp9,7 miliar, dan kapitalisasi pasarnya menyentuh angka Rp1,228 triliun. Angka-angka ini menunjukkan bahwa pasar mencermati peralihan ini dengan penuh antisipasi: antara harapan, kecemasan, dan rasa ingin tahu terhadap arah baru Fox Logger. (*)
Baca juga: Peran IoT dalam Menyukseskan Program Insentif Motor Listrik
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.