Buka Showroom Pertama di Jakarta, Polytron Kian Serius di Bisnis Mobil Listrik
Setelah sukses meluncurkan mobil listrik G3 dan G3+, Polytron kembali menunjukkan keseriusannya di industri kendaraan listrik nasional. Perusahaan meresmikan showroom pertamanya bertajuk Polytron EV Gallery & Service di Gedung Prince Center, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa, 3 Juni 2025.
"Hari ini, kami memperkuat komitmen tersebut dengan menghadirkan showroom Polytron EV Gallery & Service pertama ini sebagai pusat layanan terpadu yang mengintegrasikan seluruh produk Polytron dalam satu lokasi yang mudah diakses," ungkap Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron.
Bukan sekadar ruang pamer biasa, showroom ini mengusung konsep 3S (Sales, Service, Spare Parts) yang menyatukan seluruh kebutuhan konsumen kendaraan listrik dalam satu atap.
Pengunjung bisa melihat langsung unit mobil listrik G3 dan G3+, mencoba layanan test drive, berkonsultasi teknis, hingga memperoleh suku cadang.
Bahkan, showroom ini juga menampilkan motor listrik Fox-R serta berbagai perangkat elektronik unggulan Polytron, mulai dari pendingin udara, kulkas, televisi, hingga perangkat audio.
Showroom ini menjadi pusat layanan komprehensif bagi pelanggan. Tidak hanya menjual mobil listrik, tetapi juga menyediakan servis dan suku cadang. Menurut Tekno, ini bentuk keseriusan Polytron dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih personal, Polytron merancang ruang ini dengan konsep open space yang modern dan minimalis. Tak hanya itu, terdapat fasilitas robotic arm coffee machine yang memungkinkan pengunjung menikmati kopi secara otomatis di tengah aktivitas mereka.
Showroom pertama ini merupakan langkah awal dari rencana ekspansi Polytron secara nasional. Di tahap pertama, perusahaan menargetkan pembangunan total delapan showroom yang akan tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
“Pembukaan showroom ini juga menjadi bagian dari komitmen Polytron terhadap agenda pemerintah dalam rencana penghentian kendaraan berbahan bakar bensin secara bertahap mulai 2040 dan target pemerintah menuju nol emisi 2060 yang didukung oleh lebih dari 100 negara,” tutup Tekno.
Dengan pendekatan terpadu dan jaringan distribusi yang terus diperluas, Polytron menunjukkan bahwa transformasi bisnis dari industri elektronik menuju ekosistem mobilitas masa depan bukan sekadar wacana, melainkan strategi yang dijalankan secara nyata. (*)