Jurus Emiten TP Rachmat (DSNG) Genjot Bisnis CPO di 2025

null
Jajaran direksi dan komisaris DSNG pada RUPST di Jakarta, Kamis (5/6/2025) (Foto : dok DSNG)

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp254 miliar atau Rp24 per saham. Manajemen perseroan menetapkan aksi korporasi ini pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, pada Kamis pekan ini.

Perseroan menegaskan komitmennya kepada para pemegang saham, meskipun kinerja bisnis tahun lalu dihadapkan pada berbagai tantangan global yang memengaruhi sektor kelapa sawit dan produk kayu. Tantangan tersebut mencakup pelemahan pasar ekspor, tuntutan keberlanjutan, dinamika politik domestik, hingga perubahan iklim dan regulasi yang semakin kompleks.

“Namun perseroan selalu berusaha menjaga stabilitas usaha dan tetap memberikan kontribusi positif bagi para pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan,” kata Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo pada siaran pers yang ditulis di Jakarta, Sabtu (7/6/2025).

Untuk menjawab tantangan tersebut, perseroan berfokus menjalankan strategi usaha dengan pendekatan eksploitasi dan eksplorasi. Eksploitasi berpusat pada penguatan bisnis inti melalui efisiensi dan keunggulan operasional, sedangkan eksplorasi diarahkan pada pengembangan peluang bisnis baru yang sejalan dengan visi keberlanjutan, seperti program peremajaan kebun,pengembangan produk biomassa sampah agriculture, dan lainnya.

Perseroan di 2024 membukukan pendapatan sebesar Rp10,12 triliun, tumbuh 6,5% dibandingkan 2023. Kenaikan pendapatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan harga jual rata-rata CPO sebesar 12,3%, meskipun terjadi penurunan produksi CPO sebesar 9% atau menjadi 602 ribu ton secara tahunan.

Penurunan produksi diakibatkan dampak lanjutan El Nino yang berlangsung sejak semester kedua tahun 2023 hingga kuartal pertama tahun 2024. Dengan demikian, segmen bisnis kelapa sawit menjadi penyumbang utama pendapatan perseroan dengan kontribusi sebesar 87%. Harga saham DSNG pada awal tahun ini hingga 5 Juni 2025 (year to date) menjadi Rp790, menyusut sebesar (*)

# Tag