Anak Usaha Kalbe Farma (KLBF) dan GE HealthCare Memproduksi CT Scan di Bogor

null
Kantor pusat Kalbe Farma di kawasan industri Pulogadung, Jakarta. (Ilustrasi foto : Istimewa).

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengapresiasis inisiatif kerja sama yang dijalin antara PT GE HealthCare dengan PT Forsta Kalmedic Global, anak perusahaan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) untuk memproduksi Computed Tomography (CT) scan berteknologi canggih. Fasilitas produksi ini berlokasi di pabrik Forsta, Bogor, Jawa Barat.

CT scan merupakan salah satu alat kesehatan diagnostik yang sering digunakan di dunia medis karena kemampuan diagnostiknya yang terperinci untuk berbagai penyakit. Penyediaan mesin CT scan ini termasuk 10 besar alat kesehatan yang diprioritaskan untuk diproduksi secara lokal karena saat ini masih 100% dipenuhi oleh produk impor.

"Oleh karena itu, membangun fasilitas produksi CT scan di dalam negeri menjadi penting untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih luas dan dapat menciptakan peluang kerja baru,” ungkap Yvone Astri Della Sijabat, Direktur Forsta di Bogor, beberapa waktu lalu.

Adapun kapasitas produksi terpasang CT scan ini sebesar 52 unit per tahun dengan proyeksi kebutuhan mencapai 306 unit hingga tahun 2027. Solehan, Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian Kemenperin, mengatakan proses perakitan dilakukan oleh tenaga kerja lokal yang memperoleh pelatihan dari principal GE.

Ke depannya, Kemenperin berharap pelaku industri kesehatan meningkatkan kedalaman struktur produknya melalui sourcing bahan baku dan komponen lokal secara bertahap sesuai dengan guidance principal dari GE Healthcare Amerika Serikat sehingga dengan adanya investasi ini dapat mendukung pengembangan ekosistem alat kesehatan di Indonesia.

"Selain itu, kami juga berharap kolaborasi ini dapat lebih memacu industri untuk mengembangkan produknya ke arah yang lebih advance seperti produksi Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang saat ini juga masih 100% impor,” ungkap Solehan.

Sementara itu, Presiden & CEO GE HealthCare International, Elie Chaillot, menyampaikan fasilitas produksi Forsta itu membantu perusahaan merespons kebutuhan lokal dengan lebih cepat sambil mempertahankan standar kualitas dan keamanan internasional.

“Lini produksi ini meningkatkan akses ke teknologi diagnostik canggih yang penting, kemudian menciptakan lapangan kerja bernilai tinggi, dan mendukung pengembangan tenaga kerja teknologi kesehatan Indonesia,” jelas Elie.

Presiden Direktur Kalbe Farma, Irawati Setiady menyatakan kemitraan strategis antara Kalbe dan GE HealthCare untuk menyediakan mesin CT scan secara lokal ini merupakan komitmen Kalbe dalam mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan ketahanan kesehatan dan kemandirian industri alat kesehatan dalam negeri.

“Kami berharap inisiatif penyediaan mesin CT scan di dalam negeri dapat memajukan layanan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujarnya. Harga saham KLBF menanjak sebesar 19,4%, menjadi Rp1.600 sejak awal tahun ini hingga 5 Juni 2025 (year to date). (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag