Easycash Kantongi Kenaikan Laba Rp13,97 Miliar Sepanjang 2024

null
Suasana RUPST Easycash yang diselenggarakan pada Senin (9/6/2025) di Jakarta. (Foto: Easycash)

PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash), platform pindar berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berhasil mencatat kinerja positif yang konsisten sepanjang 2024.

"Di tengah berbagai penyesuaian ini, kami bangga berhasil menjaga kinerja optimal dan terus menghadirkan layanan keuangan digital yang aman, cepat, serta andal bagi masyarakat,” ucap Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo dalam siaran pers, Selasa (10/6/2025).

Easycash melaporkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp13,97 miliar atau meningkat sebesar 22% yoy dari sebelumnya Rp11,39 miliar. Peningkatan ini ditopang oleh strategi promosi dengan pendekatan yang lebih efektif, visibilitas merek Easycash yang tetap terjaga melalui kampanye digital dan pemasaran berbasis konten yang terukur.

Selain itu, perusahaan juga menjaga biaya operasional di level yang efisien dengan mengurangi beban pemasaran secara signifikan Rp94,11 miliar. Di saat yang sama, perusahaan juga terus berinvestasi untuk meningkatkan infrastruktur dan menjaga kualitas layanan yang prima, hal ini tercermin dari kenaikan beban operasional perusahaan.

Kinerja ini juga tidak terlepas dari kemampuan Easycash dalam menjaga stabilitas dan beradaptasi secara strategis di tengah transisi industri berkat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan machine learning. Implementasi AI tak hanya meningkatkan manajemen risiko secara presisi, tetapi juga menyempurnakan pengalaman pengguna secara menyeluruh.

Adapun Easycash telah dipercaya oleh lebih dari delapan juta pengguna di seluruh Indonesia, dengan total penyaluran dana mencapai lebih dari Rp72,73 triliun per Mei 2025.

Sementara itu, pemegang saham Easycash dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah menyetujui pengangkatan Nadjib Riphat Kesoema sebagai Komisaris Independen dan Harza Sandityo sebagai Direktur.

Keduanya akan efektif mulai menjabat setelah dinyatakan lulus uji kepatutan dan kelayakan oleh OJK. Kehadiran dua figur ini memperkuat sinergi antara pengalaman strategis di bidang diplomasi dan pemerintahan dengan keahlian di sektor teknologi dan manajerial. (*)

# Tag