Livin' by Mandiri Hadirkan Wajah Baru Agar Lebih Efisien
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meluncurkan tampilan terbaru aplikasi Livin’ by Mandiri yang mulai dapat digunakan nasabah pada 16 Juni 2025. Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri Timothy Utama menjelaskan, pembaruan ini dirancang untuk menghadirkan desain antarmuka yang lebih sederhana namun komprehensif, guna mempermudah nasabah dalam mengelola berbagai produk dan layanan finansial melalui satu aplikasi.
Dengan bertambahnya fitur yang dihadirkan di Livin’ by Mandiri, dia melihat tantangan berikutnya adalah bagaimana menghadirkannya agar tetap simpel, efisien dan mudah diakses. "Melalui pembaruan ini, nasabah dapat mengakses seluruh kebutuhan finansial yang bersinergi dalam satu tampilan, dengan navigasi yang lebih intuitif dan personal,” jelas Tim dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (16/6/2025).
Saat ini, aplikasi Livin’ by Mandiri memiliki lebih dari 150 fitur, mulai dari transfer antarbank dan antarnegara, pembayaran tagihan dan belanja, pengajuan pinjaman, hingga pembelian produk investasi seperti reksa dana, SBN ritel, dan saham. Semua fitur ini tersedia dalam satu aplikasi dengan tampilan yang dapat disesuaikan menurut preferensi pengguna.
Pada versi terbaru ini, nasabah dapat memantau portofolio finansial yang dimiliki mulai dari tabungan, deposito, investasi, hingga pinjaman secara real-time langsung dari halaman utama. Selain itu, nasabah dapat mengatur menu transaksi yang paling sering digunakan sehingga lebih cepat diakses setiap kali dibutuhkan. Informasi dan penawaran menarik dari Bank Mandiri juga telah dipersonalisasi berdasarkan minat dan kebutuhan nasabah.
Untuk dapat menikmati seluruh peningkatan tersebut, nasabah diimbau melakukan pembaruan (update) aplikasi Livin’ by Mandiri ke versi terbaru 3.0.0 melalui Google Play Store atau App Store. “Lewat versi terbaru Livin’, kami menghadirkan layanan yang lebih efisien dan relevan sebagai fondasi menuju solusi finansial yang menyeluruh,” ujarnya.
Mengenai performa, Livin’ by Mandiri terus mencatatkan pertumbuhan. Hingga Mei 2025, jumlah pengguna aktif telah mencapai 31,6 juta dengan total frekuensi transaksi sebesar 1,8 miliar kali dan nilai transaksi mencapai Rp1.744 triliun, tumbuh 12% secara tahunan. (*)