Venteny (VTNY) Rombak Direksi dan Komisarisnya, Siapa Saja Penggantinya?

Emiten keuangan yang bergerak di industri pembiayaan konsumen, PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) mengganti jajaran direksi dan komisaris perusahaan seperti ditetapkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, pada hari ini. Hal ini disampaikan oleh Founder dan Group CEO Venteny, Junichiro Waide.

Rinciannya, Waide tetap menjabat sebagai pendiri dan group CEO Venteny. Sementara Kaleb Solaiman menjabat sebagai Group Chief Financial Officer (CFO) dan Milokevin Wendiady sebagai Group Chief Operating Officer (COO).

Adapun jajaran komisaris perusahaan, Katsuya Kitano ditunjuk sebagai Presiden Komisaris dan Iwanho ditunjuk sebagai Komisaris Independen Venteny.

“Dengan ini, kami juga akan meningkatkan tim manajemen kami agar bisnis berkembang lagi,” jelas Waide dalam acara konferensi pers dan paparan publik Venteny di kantor pusat Venteny, Setiabudi di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Waide menambahkan, jumlah karyawan grup Venteny saat ini mencapai 120 orang. Untuk aksi korporasi, para pemegang saham sepakat bahwa perusahaan tidak membagikan dividen tunai dari laporan keuangan tahun buku 2024. Laba tersebut ditahan sebagai modal kerja, dan perusahaan akan melakukan ekspansi hingga Provinsi Jawa Tengah, Bali, dan Sulawesi Selatan.

“Target pasar kami akan tetap berada pada pilar pertama kami, yaitu UMKM. Kami juga akan mencoba untuk bantu womenpreneur dan bisnis berkesinambungan ke depan,” jelas Milokevin.

Waide menjabarkan Venteny hingga saat ini beroperasi di tiga negara, yaitu Indonesia, Singapura, dan Filipina. Perusahaan tersebut memiliki layanan earned wage access (EWA), yaitu layanan pencairan gaji lebih awal yang ditujukan kepada karyawan. Selain itu, Venteny juga menyediakan pembiayaan kepada pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Harga saham VTNY pada hari ini ditutup melemah sebesar menjadi Rp118 dari perdagangan sebelumnya. Nilai kapitalisasi pasar VTNY mencapai Rp739,3 miliar, dengan nilai transaksi mencapai Rp1,3 miliar. Adapun volume transaksi mencapai 10,78 juta saham, dan sahamnya telah diperdagangkan sebanyak 1.270 kali. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag