Kalbe Farma Luncurkan Kalbe Academia untuk Perkuat Kompetensi Tenaga Kesehatan
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengumumkan prapeluncuran Kalbe Academia, sebuah lembaga pelatihan dan pengembangan kompetensi yang telah memperoleh akreditasi A dari Kementerian Kesehatan.
Kehadiran Kalbe Academia selaras dengan salah satu pilar strategi keberlanjutan Kalbe, yaitu “Bersama Sehatkan Bangsa”, khususnya dalam pilar “Hidup Sehat dan Pendidikan Kesehatan” yang bertujuan mendorong pola hidup sehat melalui edukasi dan intervensi.
"Kalbe meyakini kehadiran Kalbe Academia sebagai wadah berbagi ilmu kesehatan yang menyediakan berbagai program pelatihan akan mampu mendukung pengembangan kompetensi tenaga kesehatan secara berkelanjutan," ujar Irawati Setiady, Presiden Direktur Kalbe, dalam siaran pers, Kamis (19/6/2025).
Upaya Kalbe dan anak usahanya dalam mengembangkan kapasitas tenaga kesehatan telah dimulai sejak 2012. Sepanjang tahun 2024 saja, Kalbe telah mengadakan lebih dari 93 kegiatan edukasi yang menyasar berbagai profesi, termasuk dokter, apoteker, perawat, operator alat kesehatan, hingga tenaga vokasi farmasi. Topik yang diangkat pun mencakup perkembangan ilmu kesehatan terkini dan disampaikan melalui berbagai platform, baik daring maupun luring.
Peluncuran Kalbe Academia juga menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan berbagai inisiatif edukatif Kalbe, termasuk program yang dijalankan oleh anak usaha, PT Enseval Medika Prima (EMP), melalui Elva Academia.
Program ini telah menjangkau 205 tenaga kesehatan yang terdiri atas kepala perawat kamar bedah, kepala perawat ICU, radiografer, perawat pengendalian infeksi, serta dokter.
Dalam kegiatannya, Elva Academia memfasilitasi diskusi mendalam seputar perkembangan teknologi alat kesehatan serta memberikan pelatihan praktis mengenai penggunaan dan pengembangannya.
Untuk memperkuat dampaknya, Elva Academia menjalin sinergi dengan empat asosiasi profesi, yakni HIPKABI (Himpunan Perawat Kamar Bedah Indonesia), HIPERCCI (Himpunan Perawat Critical Care Indonesia), PARI (Perhimpunan Radiografer Indonesia), dan PERDALIN (Perkumpulan Pengendali Infeksi Indonesia).
Tenaga kesehatan merupakan ujung tombak dalam penyediaan layanan yang efektif agar pasien dapat menjalani hidup secara optimal. "Melalui Kalbe Academia dan Elva Academia, Kalbe berharap momentum ini dapat memperkuat sinergi antara inovasi produk dan kompetensi sumber daya manusia, demi mewujudkan ketahanan kesehatan nasional," tutup Irawati. (*)