Usai IPO 2022, Winner Nusantara Jaya (WINR) Gunakan Dana untuk Keperluan Ini

Usai IPO 2022, Winner Nusantara Jaya (WINR) Gunakan Dana untuk Keperluan Ini
Ilustrasi rancangan gedung Winner Tower yang dikembangkan PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR). Foto Winner Group

Emiten properti asal Batam, Kepulauan Riau, PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) menyampaikan laporan koreksi atas realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang dilakukan pada 14 April 2022.

Dalam laporan terbaru, perseroan menyatakan telah menggunakan dana IPO untuk pembelian lahan di Bogor senilai Rp85,75 miliar dan untuk kebutuhan modal kerja sebesar Rp60,73 miliar.

Sebelumnya, WINR melaporkan bahwa dana IPO telah digunakan untuk pembelian lahan di Kota Batam senilai Rp70 miliar, di Bogor sebesar Rp30 miliar, serta untuk modal kerja sebesar Rp46,48 miliar.

Direktur Utama PT Winner Nusantara Jaya Tbk, Liu Yut Men menjelaskan, sebelumnya pembelian tanah di Kota Batam senilai Rp70 miliar itu dilakukan perusahaan melalui agen properti, yaitu PT Terang Semesta Baru. Namun, perusahaan properti tersebut belum menuntaskan kewajiban dari target jual-beli yang ditentukan, yaitu selambat-lambatnya pada akhir bulan Desember 2024.

Hingga akhir Desember 2024, PT Terang Semesta Baru belum menuntaskan kewajibannya, sehingga manajemen perusahaan PT Winner Nusantara Jaya Tbk mengakhiri perjanjian kerja sama dan PT Terang Semesta Baru telah mengembalikan seluruh realisasi penggunaan dana untuk pembelian tanah di Kota Batam pada 7 Februari 2025.

“Perseroan telah memperoleh persetujuan perubahan penggunaan dana senilai Rp70 miliar tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),” ujar Liu dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (20/6/2025).

Adapun harga saham WINR bergerak stagnan, melansir data dari aplikasi IDX Mobile pukul 10.30 WIB. Harga saham WINR di Rp26, dan diperdagangkan sebanyak 12 kali pada pagi ini.

Selain itu, nilai kapitalisasi pasar WINR hanya Rp136,2 miliar, dengan nilai transaksi Rp12,18 juta. Sementara volume transaksinya sebesar 468.800 saham. Saat ini, saham WINR masuk dalam papan pemantauan khusus.

Perusahaan tersebut terakhir kali menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 31 Mei 2025 di keterbukaan informasi BEI pada 10 Juni 2025. Tertera bahwa Liu masih menjadi pengendali perusahaan, dengan porsi 0,091% atau sebanyak 4,75 juta saham.

Kemudian, PT Pemenang Nusantara juga masih mengendalikan saham WINR, dengan porsi 71,25% atau sebanyak 3,73 miliar lembar saham.

Pada 1 Januari 2025, PT Winner Nusantara Jaya Tbk atau Winner Group menjalin kerja sama dengan Artotel Group untuk pengelolaan tiga hotel di Batam, yaitu Artotel Casa Tiban Batam, Artotel Trans Barelang, dan ROOMS INC Baloi Batam. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag