Emisi Obligasi Mencapai Rp71 Triliun

null
Ilustrasi foto : Istimewa.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi obligasi dan sukuk sejak awal tahun ini hingga 20 Juni 2025 sebanyak 58 emisi dari 37 emiten senilai Rp71,08 triliun. "Sedangkan, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 619 emisi dengan outstanding sebesar Rp491,84 triliun dan US$112,08 juta, yang diterbitkan oleh 134 emiten," ucap Pelaksana Harian Sekretaris Perusahaan BEI, I Gusti Agung Alit Nityaryana kepada awak media di Jakarta, Jumat (20/6/2025).

Kemudian, emisi Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 189 seri dengan nilai nominal Rp6.351,32 triliun dan US$502,10 juta. Selain itu, di BEI telah tercatat 7 emisi Efek Beragun Aset (EBA) dengan nilai Rp2,22 triliun.

Pada kamis pekan ini terdapat dua pencatatan obligasi di BEI. Kedua obligasi ini adalah Obligasi I Dwi Guna Laksana Tahun 2025 dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank Victoria Tahap II Tahun 2025. Obligasi I Dwi Guna Laksana Tahun 2025 diterbitkan oleh PT Dwi Guna Laksana Tbk dicatatkan dengan nominal Rp300 miliar. Obligasi ini memperoleh peringkat irA- (single A minus) dari PT Kredit Rating Indonesia, dengan PT Bank Sinarmas Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.

Selanjutnya, Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank Victoria Tahap II Tahun 2025 diterbitkan oleh PT Bank Victoria International Tbk dengan nilai nominal sebesar Rp500 miliar. Peringkat yang diberikan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi ini adalah idBBB (Triple B), dan PT Bank Mega Tbk berperan sebagai Wali Amanat dalam penerbitan tersebut. (*)

# Tag