Pasar Kripto Terguncang Setelah Serangan AS ke Iran

null
Pasar kripto sempat terguncang hingga di bawah US100 ribu akibat serangan AS ke Iran. (dok ist)

Pasar keuangan global kembali terguncang pasca Amerika Serikat melancarkan serangan ke tiga fasilitas nuklir utama Iran. Presiden Donald Trump mengklaim telah terjadi kerusakan besar di fasilitas bawah tanah Iran, meski analisis independen dan citra satelit belum mendukung klaim tersebut.

Atas serangan ini, pasar kripto menunjukkan reaksi signifikan. Bitcoin sempat turun tajam di bawah US$100.000 akibat meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap serangan langsung AS tersebut.

Fahmi Almuttaqin, Analyst Reku menilai secara umum pasar kripto bergerak defensif dan berpotensi menjadi lebih sensitif terhadap perkembangan terbaru di Timur Tengah di tengah potensi eskalasi konflik yang bisa berdampak lebih luas pada sentimen risiko global.

Bitcoin pada awal pekan ini terlihat mulai mengalami pemulihan dan diperdagangkan di kisaran US$100.500–US$101.400, dengan altcoin seperti ETH, XRP, dan SOL juga mulai pulih dari penurunan akhir pekan kemarin.

Investor juga mulai memantau kemungkinan aksi militer lanjutan AS ke Iran, meskipun probabilitasnya menurut pasar prediksi seperti Polymarket, sudah menurun dari puncak kekhawatiran pasca serangan awal.

“Secara keseluruhan kripto saat ini masih cenderung defensif namun mulai menemukan kembali keseimbangan baru setelah reaksi awal atas risiko geopolitik akhir pekan, sambil menunggu perkembangan lanjutan,” katanya, Rabu (25/6/2025).

Mampu bertahannya Bitcoin di level harga yang ada saat ini di tengah segala sentimen negatif dan ketidakpastian tersebut mengindikasikan kekuatan pasar yang semakin solid, kondisi yang dapat mendukung berlanjutnya reli yang ada pada siklus ini.

Dengan tren yang ada tersebut, adanya perkembangan positif seperti inflasi yang tidak mengalami kenaikan signifikan dan diturunkannya suku bunga The Fed pada September, dapat berpotensi memicu reli yang signifikan di pasar kripto.

“Apabila tren penurunan suku bunga berjalan sesuai rencana, dengan kembali dilakukannya penurunan baik pada bulan November atau Desember, sentimen positif yang ada berpotensi dapat berkembang ke sektor altcoin yang secara umum sejauh ini cenderung underperformed,” lanjutnya.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, investor pemula dapat mempertimbangkan strategi menabung rutin untuk mendapatkan harga rata-rata di tengah ketidakpastian yang ada saat ini. Sedangkan bagi para investor berpengalaman yang ingin memanfaatkan momentum untuk mendapatkan potensi keuntungan yang lebih optimal.

“Yakni dengan mengadopsi strategi rotasi dengan memindahkan aset yang dimiliki secara berkala mengikuti setiap wave yang ada dan mengakumulasi aset-aset strategis di tengah potensi penurunan suku bunga di kuartal IV tahun ini, menjadi beberapa opsi yang dapat dipertimbangkan,” kata Fahmi. (*)

# Tag