Budaya I-CARE Jadi Fondasi Agrinesia Raih Best Companies to Work for in Asia 2025

null
Implementasi I-CARE keseharian di PT Agrinesia Raya menumbuhkan budaya yang menghargai, memberdayakan, dan berorientasi pada manusia. (Foto: Agrinesia Raya).

Budaya kerja I-CARE (Integrity, Creativity, Agility, Results, Empowered), merupakan salah satu yang dikembangkan PT Agrinesia Raya (Asthanesia Group). Dalam implementasinya sehari-hari, budaya ini menumbuhkan lingkungan kerja yang menghargai, memberdayakan, dan berorientasi pada manusia.

Nilai-nilai tersebut kembali mengantarkan Agrinesia meraih penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2025, sebuah ajang internasional bergengsi yang diselenggarakan oleh HR Asia. Ini merupakan kali kedua Agrinesia meraih penghargaan tersebut, setelah pertama kali mendapatkannya pada tahun 2022.

Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan di Asia yang dinilai berhasil menciptakan lingkungan kerja terbaik berdasarkan survei Total Engagement Assessment Model (TEAM) terhadap karyawan.

Firman Oktoraya, Human Capital Director PT Agrinesia Raya menuturkan penghargaan ini, juga menjadi pengingat bahwa setiap langkah yang diambil Agrinesia selalu berangkat dari satu keyakinan: manusia adalah inti dari segalanya.

Komitmen Agrinesia ini pun tidak hanya tertuju pada karyawan, tetapi juga pada ekosistem yang lebih luas termasuk mitra bisnis, UMKM, petani lokal, dan komunitas yang turut berkontribusi dalam perjalanan perusahaan.

“Bagi Agrinesia, penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan, melainkan cerminan dari kolaborasi dan konsistensi seluruh elemen yang terlibat dalam membangun budaya kerja yang berkelanjutan dan berdampak,” kata Firman dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Kamis (26/6).

Hasil survei yang melibatkan sejumlah karyawan Agrinesia dari berbagai fungsi dan level organisasi menunjukan bahwa para karyawan merasakan budaya kerja yang kolaboratif, di mana antarfungsi saling terbuka dan mendukung pengembangan diri.

Diakui Firman bahwa orang datang ke tempat kerja bukan hanya untuk menyelesaikan tugas, tetapi untuk tumbuh, berkontribusi, dan merasa punya arti. “Karena itu, kami membangun budaya I-CARE yang berakar pada rasa saling peduli dan memberikan ruang untuk berkembang,” ujarnya.

Di Agrinesia karyawan merasa diberdayakan, didengar, dan dihargai sebagai manusia, bukan hanya berdasarkan jabatan di struktur organisasi. "Ketika karyawan merasakan hal tersebut, maka mereka akan tumbuh menjadi versi terbaik dirinya. Dan dari situlah lahir inovasi, semangat, dan rasa memiliki yang luar biasa," katanya.

Dengan lebih dari 1.000 karyawan di berbagai wilayah, Agrinesia menjalankan berbagai program yang berfokus pada kesejahteraan fisik dan mental, pengembangan karier yang terarah, serta pendekatan kepemimpinan yang kolaboratif dan suportif.

Agrinesia juga menerapkan kebijakan yang memfasilitasi keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan, menyadari bahwa karyawan memiliki peran penting di luar kantor yakni sebagai orang tua, anak, pasangan, maupun anggota masyarakat. (*)

# Tag