Kolaborasi INDICO dan SMK Telkom Malang Digitalisasi IoT Peternakan Ayam

IoT Sensor hasil kolaborasi INDICO dan SMK Telkom. (dok. INDICO)
IoT sensor hasil kolaborasi INDICO dan SMK Telkom. (Foto: INDICO)

Anak perusahaan Telkomsel yang berfokus pada pengembangan ekosistem digital, INDICO, melalui portofolio Digital Food Ecosystem (DFE), menjalin kerja sama riset dan pengembangan (joint research & development) dengan SMK Telkom Malang. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan inovasi teknologi sensor Internet of Things (IoT) untuk diterapkan di kandang ayam broiler.

Proyek ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas kandang melalui otomatisasi dan pemantauan berbasis data. Selain itu, perangkat IoT yang dikembangkan dirancang agar memiliki harga terjangkau dan dapat direplikasi di kandang-kandang kemitraan DFE.

Sensor IoT hasil kolaborasi ini mampu mengukur empat variabel penting dalam lingkungan kandang ayam: suhu, kelembapan, kadar amonia, dan kecepatan angin.

Data yang dikumpulkan digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan operasional secara presisi — misalnya, kapan kipas atau pemanas perlu dinyalakan — guna menjaga kenyamanan dan kesehatan ayam broiler secara optimal.

“Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat INDICO dalam mengembangkan inovasi teknologi berdampak bagi sektor agrikultur Indonesia. Kami percaya, solusi digital tidak harus mahal atau kompleks yang penting adalah relevansi, keberlanjutan, dan keterlibatan talenta lokal,” ujar Andi Kristianto, CEO INDICO, dalam keterangan resminya (29/6/2025).

Berbeda dari solusi sebelumnya, perangkat ini dikembangkan secara mandiri oleh tim Research & Development DFE, memungkinkan penyesuaian penuh terhadap kebutuhan spesifik di lapangan. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan kapabilitas internal INDICO dalam pengembangan perangkat keras berbasis IoT.

Para siswa SMK Telkom Malang turut berperan aktif dalam proses perakitan sensor dan uji coba perangkat keras, dengan dukungan penuh dari tim teknis INDICO.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan ini. Siswa kami dapat belajar langsung dari kasus nyata berskala industri. Mereka tidak hanya memperoleh pemahaman teknis, tetapi juga pengalaman berharga bekerja dalam ekosistem profesional,” ungkap Rahmat Dwi Djatmiko, Kepala SMK Telkom Malang.

Selain berdampak langsung terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas peternakan DFE, proyek ini juga memperkuat kapabilitas INDICO dalam merancang dan membangun perangkat IoT secara independen.

Ke depannya, teknologi ini akan dikembangkan ke versi lanjutan dan direncanakan untuk diterapkan di sektor agrikultur lainnya, seperti perkebunan aren.

Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak dari kedua institusi, termasuk tim kandang DFE dan tim R&D SMK Telkom Malang. Sinergi lintas institusi ini menjadi contoh nyata kemitraan antara industri dan pendidikan vokasi dalam mendorong inovasi lokal yang relevan dan aplikatif. (*)

# Tag