Laporan dari Kuala Lumpur : ManageEngine Dorong Korporasi Implementasikan IT Terintegrasi
ManageEngine, divisi dari Zoho Corporation asal India dan penyedia solusi manajemen IT enterprise, mendorong para manajemen perusahaan untuk mengadopsi pendekatan terintegrasi berbasis artificial intelligence dalam mengelola IT dan operasional mereka.
“Saat ini masih banyak organisasi masih beroperasi dalam sistem yang terpisah-pisah. ERP sendiri, CRM sendiri, sistem monitoring pun berbeda. Padahal, optimalisasi AI itu membutuhkan data yang utuh, kontekstual, dan bisa diakses lintas sistem secara seamless,” ungkap Arun Kumar, Regional Director Asia Pasifik di ManageEngine saat media roundtable di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa (1/7/2025)
Menurutnya, salah satu hambatan terbesar dalam memanfaatkan AI secara optimal adalah kualitas data. AI hanya akan efektif jika data yang tersedia akurat, terkini, dan terhubung satu sama lain. Karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan organisasi adalah membangun digital maturity (kematangan digital) yang kuat.
“Begitu perusahaan mencapai digital maturity yang baik, maka AI maturity akan mengikuti. Mulailah dengan memastikan data di seluruh fungsi dan departemen mengalir secara terintegrasi. Dengan begitu, hasilnya baik dari sisi pelanggan maupun karyawan akan jauh lebih baik,” tambah Arun.
Dalam upaya mendukung pertumbuhan dan kompleksitas operasional Managed Service Providers (MSP), ManageEngine menghadirkan MSP Central, sebuah platform terintegrasi yang dirancang khusus untuk menyatukan seluruh fungsi inti MSP dalam satu interface. Platform ini menggabungkan kapabilitas Remote Monitoring & Management (RMM), Professional Services Automation (PSA), serta keamanan di tiap endpoint.
Berbeda dari solusi konvensional yang cenderung terfragmentasi, MSP Central dikembangkan dengan pendekatan yang menyesuaikan model operasional dan tantangan bisnis yang dihadapi secara spesifik.
ManageEngine memfokuskan pengembangan platform ini untuk mendukung pengelolaan ekosistem IT, meningkatkan efisiensi teknisi, dan mendorong skalabilitas layanan IT secara signifikan. Dengan menyatukan fungsi-fungsi vital ini ke dalam satu sistem terpadu, MSP Central membantu memberikan layanan yang lebih cepat, proaktif, dan bernilai tambah bagi pelanggannya.
Salah satu keunggulan utama MSP Central adalah integrasi fitur berbasis AI untuk mempercepat dan mengotomatiskan berbagai alur kerja. AI dimanfaatkan untuk mendeteksi anomali, merekomendasikan tindakan, dan mengoptimalkan distribusi sumber daya teknis sehingga mempercepat respons layanan dan mengurangi beban administratif.
Lebih dari itu, MSP Central juga didukung oleh integrasi yang luas dengan lebih dari 20 tools dari ekosistem IT, keamanan, dan bisnis melalui open API serta pre-built connectors. Ini memungkinkan interoperabilitas yang tinggi antar sistem dan memudahkan integrasi dengan cloud marketplace serta jaringan mitra teknologi. Kemampuan ini memberi fleksibilitas bagi MSP untuk menyesuaikan dan memperluas layanan mereka tanpa harus membangun ulang sistem dari nol. (*)