IHSG Sempat Bergerak Menguat, Samuel Sekuritas Indonesia Rekomendasikan Saham Ini
Tepat pada pukul 09.00 WIB, aplikasi IDX Mobile mencatat bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka di level 6.898,63. Pada pukul 09.02 WIB, IHSG bergerak dinamis hingga ke level 6.914,02. Meskipun demikian, Samuel Sekuritas Indonesia melihat peluang IHSG bergerak sideways di tengah ketidakpastian global.
Senior Technical Analyst Institutional Division Samuel Sekuritas Indonesia, Muhammad Alfatih, CFTe, CTAD menjelaskan, indeks kemarin turun namun terjadi intraday rebound di level support 6.800. Ini merupakan level terendah pada pekan kedua Mei 2025.
“Kemungkinan ada penguatan, namun sifatnya masih konsolidasi di 6.800-6.990,” jelas Alfatih dalam riset hariannya pada Kamis (3/7/2025).
Samuel Sekuritas Indonesia memaparkan sejumlah alasan IHSG akan bergerak sideways. Pertama, tadi pagi indeks Kospi di Korea Selatan dibuka menguat 0,80%, sementara indeks Nikkei Jepang melemah 0,16%.
Di sisi lain, mayoritas bursa saham Asia ditutup melemah pada 2 Juli 2025. Mulai dari indeks Kospi turun 0,47%, indeks Hang Seng menguat 0,62%, indeks Nikkei melemah 0,56%, dan indeks Shanghai melemah 0,08%.
Namun, bursa saham Amerika Serikat (AS) justru menguat, seperti indeks S&P 500 naik 0,47% dan indeks Nasdaq menguat 0,94%, sedangkan indeks Dow Jones melemah 0,02%. Penyebabnya, pasar AS menguat berkat hasil baik pada perjanjian baru hubungan dagang dengan Vietnam.
Untuk itu, Samuel Sekuritas Indonesia mengamati sejumlah emiten dari sektor perindustrian, konsumen primer, kesehatan, konsumen non-primer, keuangan, dan pertambangan untuk dikoleksi. Berikut detailnya:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) (BBNI)
Investor dapat mengoleksi saham badan usaha milik negara (BUMN) ini, dengan perkiraan rentang harga Rp4.140-Rp4.200. Perkiraan harga cutloss di bawah Rp3.970.
2. Bumi Resources Tbk (BUMI)
Saham tambang ini dapat investor koleksi dengan perkiraan rentang harga di Rp119-Rp123. Adapun perkiraan cutloss di bawah Rp112.
3. Astra International Tbk (ASII)
Saham perindustrian ini dapat dilirik dengan perkiraan rentang harga di Rp4.670-Rp4.740, harga cutloss di bawah Rp4.490.
4. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
Emiten pengelola minimarket Alfamart, Alfamidi, dan Lawson ini juga menarik dikoleksi. Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan rentang harga pembelian atau aksi ambil untung (take profit) di Rp2.500-Rp2.570. Sementara perkiraan harga cutloss di bawah Rp2.340.
5. Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
Pengelola toko ritel dari sejumlah brand ternama, MAPI, juga menarik dikoleksi. Proyeksi rentang harga di Rp1.305-Rp1.330, dengan perkiraan cutloss di bawah Rp1.225.
6. Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
Terakhir, emiten flagship rumah sakit Mitra Keluarga ini juga layak dikoleksi. Perkiraan rentang harganya di Rp2.770-Rp2.820, dengan cutloss di bawah Rp2.640.
IHSG kini bergerak turun ke level 6.897,64 pada pukul 09.36 WIB, melansir dari aplikasi IDX Mobile. Pergerakan ini tetap dinamis, disokong oleh saham-saham penggerak seperti Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), Argo Pantes Tbk (ARGO), Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE), Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), dan Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA). (*)