Pemegang Saham Woori Finance Indonesia (BPFI) Kurangi Porsi Kepemilikan, Mengapa?

Pemegang Saham Woori Finance Indonesia (BPFI) Kurangi Porsi Kepemilikan, Mengapa?
Ilustrasi logo Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI). Logo oleh Woori Finance Indonesia Tbk

Pemegang saham lebih dari 5% sekaligus pengendali di PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI), Woori Card Co., Ltd, menjual saham BPFI sebanyak 66.171.662 lembar atau 66,17 juta unit di harga Rp331 pada 4 Juli 2025. Aksi korporasi ini membuat porsi kepemilikan saham Woori Card di BPFI berkurang menjadi 82,03%.

Woori Card meraup dana sekitar Rp21,90 miliar dari aksi jual saham itu. Mulanya, Woori Card memiliki 84,51% saham BPFI. Jumlahnya sebanyak 2.259.723.668 lembar atau 2,25 miliar unit.

Setelah penjualan 2,48% saham, maka kepemilikannya berkurang menjadi 82,03% atau sebanyak 2.193.552.006 atau 2,19 miliar lembar saham.

“Tujuan dari transaksi untuk pemenuhan kewajiban pengalihan kembali saham setelah penawaran tender wajib berdasarkan Peraturan OJK No.9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka,” jelas Executive Director, Corporate Planning Division Woori Card, Lee Ki So yang terbit di laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip pada Sabtu (5/7/2025).

Melalui proses tender ini, maka komposisi kepemilikan saham Woori Card di BPFI berubah. Rinciannya, pada 4 Juli 2025, Woori Card memiliki 2,19 miliar lembar saham atau 82,03%. Kemudian, PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) mempertahankan 208,10 juta lembar saham atau 7,78%.

Namun, pemegang saham publik atau masyarakat justru menambah kepemilikannya di BPFI. Alhasil pada 4 Juli 2025, pemegang saham publik memiliki 272.334.912 lembar atau 272,33 juta lembar saham, porsinya 10,19%. Sebelumnya, pemegang saham publik memiliki 206.163.250 lembar atau 206,16 juta lembar saham, dengan porsi 7,71% pada 3 Juli 2025.

Harga saham emiten keuangan yang bergerak di bisnis jasa pembiayaan konsumen ini di Rp334 penutupan perdagangan di 4 Juli 2025. Raihan ini naik tipis, Harga pembukaan di perdagangan Jumat pekan ini di Rp332.

Saham BPFI sempat menyentuh harga tertinggi di Rp334 dan harga terendah Rp328. Saham BPFI mencapai volume transaksi sebesar 17.000 saham, dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp893,11 miliar. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag