Dinamika Kepemilikan Saham Nobu Bank (NOBU), Siapa Tambah dan Kurangi Porsi?
Melansir laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 30 Juni 2025, PT Bank Nationalnobu Tbk atau Nobu Bank (kode saham: NOBU), melalui Biro Administrasi Efek PT Sharestar Indonesia, mencatat sejumlah perubahan kepemilikan oleh para pemegang saham dengan porsi lebih dari 5%.
Laporan yang terbit di laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 Juli 2025 itu menyebutkan bahwa terdapat beberapa perubahan komposisi kepemilikan saham oleh pemegang saham besar.
Pertama, PT Star Pacific Tbk (LPLI) mengurangi kepemilikan sahamnya di NOBU per 30 Juni 2025 menjadi 621.621.621 lembar saham atau setara 8,312%. Pada bulan sebelumnya, LPLI masih memegang 1.006.170.721 lembar atau 13,454% saham NOBU. LPLI merupakan pihak terafiliasi di NOBU.
Kedua, PT Inti Anugerah Pratama melepas seluruh sahamnya di NOBU. Sebelumnya, perusahaan ini memiliki 600.071.121 lembar saham atau 8,024%. PT Inti Anugerah Pratama juga merupakan pihak terafiliasi di NOBU.
Ketiga, PT Putera Mulia — selaku pengendali NOBU — juga menurunkan kepemilikannya secara signifikan menjadi 261.960.685 lembar atau setara 3,5%. Sebelumnya, perusahaan ini memiliki 1.792.267.962 lembar saham atau 23,97%.
Keempat, Hanwha Life Insurance Co., Ltd., pengendali baru asal Korea Selatan, menambah kepemilikan sahamnya di NOBU menjadi 2.991.377.559 lembar atau 40%. Sebelumnya, perusahaan ini belum tercatat sebagai pemegang saham di NOBU.
Kelima, Nomura Securities Co., Ltd. dari Jepang melepas seluruh kepemilikan sahamnya di NOBU. Sebelumnya, perusahaan ini memiliki 428.391.000 lembar atau 5,728%.
Laporan tersebut juga mencatat bahwa Andrian Meirawan Saputra, selaku direktur NOBU, masih mempertahankan kepemilikannya sebanyak 47.100 lembar saham atau 0,001%. Jumlah dan porsi tersebut tidak berubah hingga 30 Juni 2025.
Pada Jumat (4/7/2025), harga saham NOBU ditutup melemah di posisi Rp600, yang juga menjadi harga terendah hari itu, mengutip laman TradingView pada Sabtu (5/7/2025). Saat pembukaan, harga saham berada di Rp620 dan sempat menyentuh harga tertinggi Rp630.
Pada penutupan perdagangan, volume transaksi saham NOBU tercatat sebesar 11,41 juta saham, dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp4,44 triliun. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.