Asia Pramulia (ASPR) Menggunakan Dana IPO Untuk Membeli Mesin dan Belanja Modal

null
Direktur Utama PT Asia Pramulia Tbk, Ricky Winoto pada IPO di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada Selasa (8/7/2025). (Tangkapan layar : Silawati/SWA).

PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) memperoleh dana dari penawaran perdana saham (IPO) senilai Rp100,69 miliar. Dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk dua fokus utama. Dana Rp46,6 miliar dari IPO itu dialokasikan untuk pembelian mesin-mesin baru, guna mendukung segmen makanan, minuman, kosmetik, farmasi, hingga kimia. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja, termasuk pembelian bahan baku seperti PET dan PP, serta biaya operasional pendukung ekspansi kapasitas.

Dengan penambahan mesin tersebut, ASPR menargetkan peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi dalam memenuhi permintaan pasar nasional, khususnya di Pulau Jawa yang menjadi pusat distribusi utama. Direktur Utama ASPR, Ricky Winoto, menyatakan sangat bersyukur atas pencapaian penting ini.

"Kami berharap, langkah IPO ini dapat menjadi pijakan strategis dalam memperkuat struktur permodalan dan mempercepatakselerasi pertumbuhan bisnis Perseroan ke depan," ujar Ricky di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/7/2025). Perseroan pada hari ini merealisasikan IPO di BEI.

ASPR menerbitkan 812.000.000 saham baru dengan harga penawaran perdana Rp124 per saham. Perseroan didirikan pada tahun 1991 dan berbasis di Surabaya, Jawa Timur.

Perusahaan ini memproduksi dan memasarkan kemasan plastik rigid untuk berbagai sektor industri dengan pendekatan business to business (B2B) serta mendistribusikan produk melalui jaringan distributor resmi ke berbagai kota besar di Indonesia. Pengalaman ASPR di industri kemasan plastik dan memproduksi berbagai jenis rigid packaging seperti botol, toples, kemasan cat, hingga kemasan untuk sektor farmasi, kosmetik, dan peternakan.

Fasilitas produksi perseroan berlokasi di Surabaya dan Pasuruan. Perseroan mengandalkan teknologi injection molding dan stretch blow molding serta dilengkapi sertifikasi ISO 9001:2015, HACCP, dan HALAL. Asia Pramulia mengantongi sertifikasi ISO 22000:2018 pada 2025.

Perseroan mengedepankan prinsip keberlanjutan melalui pengembangan produk galonbebas BPA menjadi pelopor dalam memproduksi galon aman konsumsi sesuai dengan regulasiBPOM terbaru yang berlaku sejak April 2024. "Dengan semangat inovasi, tanggung jawab lingkungan, dan komitmen terhadap standar mutu, ASPR siap melangkah menuju pertumbuhan jangka panjang dan menjadi pemimpin industri kemasan plastik di Indonesia," tutur Ricky. (*)

# Tag