Agus Salim Pangestu, Sang Putera Mahkota Prajogo Pangestu Buka Suara Tentang IPO Chandra Daya Investasi (CDIA)

Putra pertama Prajogo Pangestu, Agus Salim Pangestu, menghadiri acara peresmian PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang mencatatkan penawaran perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada hari ini. Agus mengapresiasi IPO dari CDIA, anak perusahaan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

“Bagus, harus dukung Pak Presiden punya pertumbuhan ekonomi, dan untuk Chandra Asri, infrastruktur itu penting untuk pertumbuhannya,” jelas Agus kepada awak media di Gedung BEI pada Rabu (9/7/2025).

Namun ketika dimintai keterangan tentang peluang Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara atau Danantara) untuk berinvestasi ke CDIA, Agus menolak untuk menjawab.

Sebelumnya, Danantara dan Indonesia Investment Authority (INA) menyuntikkan dana sebesar US$800 juta kepada TPIA untuk memperkuat industri bahan baku, mengurangi ketergantungan impor bahan baku kimia hulu, dan mendukung agenda hilirisasi pemerintah.

Adapun suntikan dana tersebut ditujukan untuk pengembangan pabrik klor alkali-etilen diklorida (CA-EDC), yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Pabrik tersebut akan dikelola oleh PT Chandra Asri Alkali (CAA), yaitu anak perusahaan TPIA.

Harga saham CDIA langsung auto reject atas (ARA) di Rp256. Harga itu juga menjadi harga pembukaan CDIA tadi pagi.CDIA telah menghimpun dana IPO sebesar Rp2,37 triliun melalui penerbitan 12.482.937.500 lembar saham baru, dengan harga penawaran Rp190 per saham.

Dana tersebut dibagi ke sejumlah pos, utamanya untuk memperkuat sektor logistik, kepelabuhan, dan penyimpanan. Rinciannya, sekitar Rp871,76 miliar untuk ekspansi di sektor logistik melalui penyertaan modal kepada anak usaha, yang akan digunakan untuk pembelian kapal dan pembiayaan operasional.

Lalu, dana sekitar Rp1,48 triliun untuk pengembangan sektor kepelabuhan dan penyimpanan. Ini mencakup pembangunan fasilitas tangki penyimpanan, jaringan pipa etilen, serta sarana pendukung lainnya. (*)

# Tag