HPE Hadirkan 8 Server ProLiant Gen12 di Indonesia, Usung Fitur Keamanan dan Efisiensi Tinggi

Meygin Agustina. (Foto: Audrey Aulivia Wirantoi/SWA)
Meygin Agustina. (Foto: Audrey Aulivia Wiranto/SWA)

Hewlett Packard Enterprise (HPE) resmi meluncurkan delapan server baru dari lini HPE ProLiant Compute Gen12 di pasar Indonesia. Server ini dirancang untuk menjawab kebutuhan keamanan canggih, performa tinggi bagi beban kerja kompleks, serta efisiensi operasional melalui manajemen berbasis kecerdasan buatan (AI). Seluruh perangkat dilengkapi prosesor Intel Xeon 6 yang khusus dibuat untuk lingkungan pusat data dan komputasi edge.

Menurut Managing Director HPE Indonesia, Meygin Agustina, server baru ini merupakan platform komputasi modern yang ideal untuk lingkungan hybrid, lengkap dengan fitur keamanan dan kontrol inovatif guna menghadapi ancaman siber serta keterbatasan infrastruktur lama.

Organisasi di berbagai sektor — publik, keuangan, hingga kesehatan — semakin dibebani oleh kompleksitas dan volume data yang terus meningkat. Untuk itu, ProLiant Gen12 hadir dengan daya komputasi besar, kemampuan manajemen pintar, hemat biaya, dan mendukung target keberlanjutan perusahaan.

“Ini adalah platform komputasi modern yang dirancang untuk dunia hybrid, dengan kemampuan keamanan dan kontrol inovatif agar perusahaan mampu menghadapi ancaman siber dan tantangan performa yang tidak dapat dijawab oleh infrastruktur lama,” ujar Meygin Agustina saat peluncuran di Jakarta, Rabu (9/7/2025).

Keamanan Menyeluruh: Dari Chip hingga Komputasi Awan

Portofolio Gen12 menetapkan standar baru dalam keamanan enterprise dengan perlindungan menyeluruh, mulai dari chip hingga komputasi awan atau penyimpanan digital sepanjang siklus hidup produk.

Teknologi iLO 7 menghadirkan prosesor keamanan secure enclave, menjadikan Gen12 sebagai server pertama yang siap menghadapi tantangan kriptografi kuantum sekaligus memenuhi standar FIPS 140-3 Level 3.

Fitur keamanan berbasis perangkat keras ini menciptakan rantai kepercayaan yang utuh, melindungi firmware dari serangan serta menjamin visibilitas penuh dari proses manufaktur hingga daur ulang, melalui layanan HPE Onsite Decommission Services.

Efisiensi Operasional Berbasis AI

Melalui Compute Ops Management, HPE menghadirkan platform manajemen berbasis cloud yang mendukung otomatisasi pintar dan efisiensi energi. Teknologi ini memungkinkan prediksi penggunaan daya dan pengaturan batas konsumsi, sehingga dapat menekan biaya sekaligus mengurangi emisi karbon.

Fitur seperti tampilan peta global dan integrasi lintas vendor juga membantu mengurangi downtime hingga 4,8 jam per server per tahun.

Seluruh fitur ini tersedia bagi pengguna ProLiant Gen10 dan versi yang lebih baru. Untuk mendukung perencanaan investasi teknologi, HPE turut menyediakan alat prediksi energi dan emisi, HPE Power Advisor.

Performa Tinggi dan Hemat Energi

Server ProLiant Gen12 dirancang untuk menangani aplikasi berat seperti AI, big data, komputasi edge, dan virtualisasi, dengan efisiensi daya yang lebih baik.

Dibandingkan generasi sebelumnya, server ini menawarkan performa per watt 41% lebih tinggi dan mampu menghemat hingga 65% konsumsi energi per tahun.

Selain itu, tersedia opsi pendingin cair (direct liquid cooling, DLC) yang mampu membuang panas hingga 3.000 kali lebih efektif dibanding pendinginan udara. Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun dan lebih dari 300 paten, HPE memimpin dalam teknologi pendinginan cair untuk pusat data modern.

“Semuanya dapat dicapai sambil tetap menjaga efisiensi biaya dan mendukung target keberlanjutan perusahaan. Ini adalah platform enterprise modern yang dirancang untuk dunia hybrid, dengan sistem keamanan dan kontrol inovatif agar perusahaan mampu menghadapi lanskap ancaman yang terus berkembang serta tantangan performa yang tak dapat dijawab oleh infrastruktur lama,” tambah Meygin. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag