GoTo (GOTO) Hormati Proses Hukum dari Kejagung
Emiten teknologi penyedia jasa ride-hailing dan teknologi keuangan (fintech), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), menyatakan menghormati sepenuhnya proses pemeriksaan hukum terkait proyek pengadaan laptop Chromebook oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada 2019–2022. Kantor GOTO digeledah oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada 8 Juli 2025.
“Kami bersikap kooperatif dan mengikuti arahan dari pihak berwenang,” jelas Direktur Public Affairs dan Communication PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Ade Mulya, dalam keterangan resmi pada Jumat (11/7/2025).
Ade menambahkan, sebagai perusahaan publik, GOTO akan selalu mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, akuntabel, dan transparan sesuai regulasi yang berlaku.
Sebelumnya, penyidik Kejagung menyita sejumlah barang bukti di kantor GOTO, seperti dokumen, surat, maupun bukti elektronik berupa flash disk.
Kejagung juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim — yang juga merupakan Founder Gojek — pada 15 Juli 2025. Nadiem akan diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook tersebut.
Melansir dari laman Tempo, sebelumnya Kejagung juga telah menggeledah tiga tempat, yaitu apartemen dua mantan staf khusus Mendikbudristek milik Jurist Tan dan Fiona Handayani, kemudian mantan konsultan Mendikbudristek Ibrahiem Arief — yang sebelumnya bekerja sebagai Chief Technology Officer (CTO) GovTech Edu.
Dari sisi korporasi, Kejagung turut memeriksa sejumlah perusahaan distributor elektronik, antara lain PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX), PT ESC Indo Jaya, PT Synnex Metrodata Indonesia (anak perusahaan Metrodata Electronics Tbk/M TDL), PT Tixpro Informatika Megah, PT Evercoss Technology Indonesia, PT Acer Manufacturing Indonesia, PT Bhinneka Mentari Dimensi, dan PT Supertono.
Sementara itu, harga saham GOTO tercatat masih menurun secara year-to-date, mengutip aplikasi IDX Mobile. Pada penutupan perdagangan Jumat, harga saham GOTO berada di level Rp59, turun satu poin atau 1,67% dibandingkan harga sebelumnya Rp60. Pada pembukaan pagi hari, GOTO dibuka di Rp60, yang juga menjadi harga tertingginya pada hari itu, sedangkan harga terendahnya Rp59.
Meski demikian, GOTO mencatat kapitalisasi pasar sebesar Rp67,3 triliun, dengan nilai transaksi Rp52,13 miliar. Volume transaksi mencapai 880,7 juta saham, yang diperdagangkan sebanyak 23.240 kali. (*)