Consumer Insight dan Segmentation Targeting di Balik Peluncuran Mie Sukses’s Rasa Mie Goreng Aceh

Ferdiansyah Hardianto, Senior Brand Manager Mie Sukses’s. (Foto: Audrey Aulivia Wiranto/SWA)
Ferdiansyah Hardianto, Senior Brand Manager Mie Sukses’s. (Foto: Audrey Aulivia Wiranto/SWA)

Wings Group terus memperluas pengaruhnya di pasar makanan cepat saji Indonesia melalui strategi marketing yang terukur, berbasis consumer insight, dan relevan dengan karakteristik demografi serta geografis masyarakat.

Salah satu contoh teranyar terlihat jelas dalam peluncuran varian terbaru mereka: Mie Sukses’s Rasa Mie Goreng Aceh, yang diluncurkan lewat lini Mie Sukses’s Isi 2 Mantab Series.

Pemilihan varian Mie Goreng Aceh tidak hanya merespons tren konsumsi masyarakat yang menyukai makanan berbumbu kuat dan bertekstur kenyal, tetapi juga menandai pendekatan Wings Group dalam meningkatkan brand relevance dengan mengadaptasi budaya kuliner lokal.

Popularitas mie Aceh yang semakin meningkat — tercermin dari melonjaknya pencarian “Mie Aceh” di Google dan masuknya mie khas Aceh ke peringkat ke-64 daftar 100 Hidangan Mi Terenak di Dunia 2024 versi Taste Atlas — menjadi peluang yang disambut cepat oleh Wings Group.

Ferdiansyah Hardianto, Senior Brand Manager Mie Sukses’s, menegaskan peluang besar yang dimanfaatkan perusahaan. “Popularitas Mie Aceh memang sangat tinggi, dan pasarnya pun menjanjikan,” ujar Ferdi dalam konferensi pers di Kabupaten Bogor kepada awak media, Sabtu (12/7/2025).

Dalam menjalankan strategi komunikasinya, Wings Food menggunakan pendekatan yang “sangat terpersonalisasi, disesuaikan dengan karakteristik demografi dan geografis target pasarnya.” Strategi segmentation targeting ini diarahkan khusus kepada konsumen di kota-kota sekunder yang dinilai memiliki potensi besar untuk pertumbuhan.

Berdasarkan data terbaru, Jawa Barat tercatat sebagai wilayah dengan konsumsi terbesar untuk varian ini, menyumbang 32% dari total nasional. Secara keseluruhan, Mie Sukses’s saat ini menjadi pemimpin pasar di segmen mie instan isi 2, dengan pangsa pasar sebesar 3,5% dan pertumbuhan 12,5% pada 2025.

Wings Group tidak hanya mengandalkan varian Mie Goreng Aceh untuk memperkuat daya tarik Mie Sukses’s. Portofolio mereka saat ini mencakup delapan varian inti: Goreng Rasa Ayam Kremes, Goreng Ayam Kecap, Kuah Rasa Kari Ayam, Kuah Rasa Soto Mie, Kuah Rasa Ayam Bawang, serta varian Mantaab Isi 2 Rasa Ayam Geprek, Rasa Rendang, dan kini Rasa Mie Goreng Aceh.

Varian Rasa Baru dari Mie Sukses's Isi 2. (Foto: Audrey Aulivia Wiranto/SWA)
Varian rasa baru dari Mie Sukses's Isi 2. (Foto: Audrey Aulivia Wiranto/SWA)

Ragam pilihan ini menunjukkan bagaimana Wings Group merancang strategi produknya untuk menjangkau berbagai preferensi konsumen, sekaligus memperkuat posisinya dalam upaya market penetration di segmen mie instan isi 2.

Strategi marketing Wings Group juga berfokus pada upaya membangun emotional connection dengan konsumen melalui brand experience yang kuat.

Mereka aktif menghadirkan pengalaman langsung di masyarakat lewat event activation seperti Hajatan Sukses’s — pesta rakyat tahunan yang menghadirkan permainan, bazaar, hadiah, dan hiburan artis — yang digelar di 10 kota di Pulau Jawa dan Sumatera, dengan jumlah pengunjung untuk acara puncaknya mencapai sekitar lima ribu orang, bahkan totalnya bisa lebih karena rangkaian kegiatan dimulai sejak awal minggu.

Beberapa Booth di Jajaran Mie Sukses's Isi 2. (Foto: Audrey Aulivia Wiranto/SWA)
Beberapa booth Mie Sukses's Isi 2. (Foto: Audrey Aulivia Wiranto/SWA)

Selain itu, Wings Food juga menyelenggarakan Kontes Bintang Sukses’s, ajang pencarian bakat dari panggung rakyat yang telah berlangsung sejak 2024. Ajang ini menjadi peluang bagi talenta-talenta lokal dari berbagai penjuru Indonesia untuk tampil dan dikenal luas, didukung oleh stasiun TV swasta nasional.

Pemilihan Wika Salim sebagai brand ambassador juga menjadi bagian dari strategi yang selaras dengan target pasar. Sosok penyanyi dangdut populer ini dinilai relevan karena kedekatannya dengan masyarakat yang menjadi konsumen utama. Kehadiran Wika mendukung pesan merek: produk yang cocok dinikmati dalam berbagai momen kebersamaan.

Peluncuran Varian Baru Mie Sukses's. (Foto: Audrey Aulivia Wiranto/SWA)
Wika Salim (kanan) menjadi brand ambassador Mie Sukses's. (Foto: Audrey Aulivia Wiranto/SWA)

Dengan serangkaian langkah ini, Wings Group menunjukkan bagaimana strategi marketing yang terintegrasi — mulai dari inovasi produk berbasis tren lokal, komunikasi yang terpersonalisasi, segmentation targeting, pemanfaatan figur publik yang relatable, hingga event activation yang membumi — menjadi bagian penting dari upaya memperkuat relevansi mereka di tengah pasar yang kompetitif.

Wings Group sendiri tetap berpegang pada komitmen mereka: Life Keeps Getting Better, dengan keyakinan bahwa pemahaman mendalam terhadap kebutuhan konsumen adalah jalan terbaik untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag