BEI Rilis 5 Saham Baru untuk Single Stock Futures, Sasar Investor Derivatif

BEI Rilis 5 Saham Baru untuk Single Stock Futures, Sasar Investor Derivatif
Ilustrasi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) dan papan layar harga saham di Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (15/5/2025). Foto Nadia K. Putri/SWA

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menambah lima emiten sebagai underlying kontrak derivatif efek berupa single stock futures (SSF), dengan aset dasar dari sektor barang konsumen primer, energi, keuangan, dan barang baku.

Melansir keterbukaan informasi BEI pada Senin (14/7/2025), lima emiten yang menjadi underlying instrumen SSF tersebut adalah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Izin penjualan SSF atas saham-saham tersebut diberikan kepada PT Binaartha Sekuritas (kode anggota bursa: AR) pada 14 Juli 2025.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa penambahan ini bertujuan memperluas pilihan investasi dan meningkatkan likuiditas pasar.

BEI juga mempertimbangkan tingkat volatilitas kelima saham tersebut sehingga diharapkan investor dapat memanfaatkan instrumen SSF untuk mengakses saham-saham terkait dan mengoptimalkan keuntungan.

“Lima saham ini dipilih dari konstituen LQ45 yang memiliki volatilitas cukup baik di pasar,” kata Jeffrey di Gedung BEI, Senin (14/7/2025).

Pemilihan lima emiten tersebut juga diharapkan dapat menarik lebih banyak investor untuk memperdagangkan derivatif SSF. Ke depan, langkah ini diharapkan mendorong anggota bursa lainnya untuk ikut menjadi anggota bursa derivatif, khususnya di produk SSF.

Sebelumnya, BEI telah menunjuk lima emiten lain sebagai underlying SSF, yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Izin penjualan produk derivatif atas saham-saham tersebut juga diberikan kepada PT Binaartha Sekuritas pada 22 Juli 2024.

Secara keseluruhan, saat ini terdapat tiga anggota bursa yang menjembatani perdagangan SSF, yaitu PT Binaartha Sekuritas (AR) selaku liquidity provider, PT Ajaib Sekuritas Asia (XC), dan PT Phintraco Sekuritas (AT). (*)

# Tag