Anak Usaha M Cash (MCAS) dan NFC Indonesia (NFCX) Gaet Gesits, Luncurkan Motor Listrik
Arus transformasi menuju era kendaraan listrik mendorong dua pemain besar industri EV nasional berkolaborasi. PT Volta Indonesia Semesta (Volta), anak usaha MCAS dan NFCX, menggandeng PT Gesits Motor Nusantara (Gesits) untuk meluncurkan motor listrik terbaru, GV1 GESITS, pada 11 Juli 2025.
Kolaborasi ini tak hanya menghadirkan produk baru, tetapi juga mempertegas ambisi industri kendaraan listrik lokal memperluas pangsa pasar roda dua, yang selama ini masih didominasi motor berbahan bakar fosil.
Motor listrik GV1 diharapkan dapat berkontribusi pada perkembangan industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendorong adopsi kendaraan listrik roda dua di masyarakat. CEO Volta Group, Okie Octavia Kurniawan, menyebut kolaborasi kedua perusahaan akan memperkuat jaringan distribusi motor listrik roda dua.
“GV1 kami perkenalkan pada Pekan Raya Jakarta 2025 sebagai respons atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap motor listrik lokal,” jelas Okie dalam keterangan resmi yang dipublikasikan melalui laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (14/7/2025).
Direktur Utama GESITS, Bernardi Djumiril, menambahkan, peluncuran ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk sepeda motor listrik roda dua sekaligus mendorong inovasi. Menurutnya, kolaborasi GESITS dan Volta diyakini akan mempercepat transformasi mobilitas kendaraan listrik di Tanah Air.
Bernardi juga menjelaskan, pemesanan sepeda motor listrik GV1 sudah dapat dilakukan di seluruh jaringan distributor GESITS dan diler utama Volta di Indonesia. Selain itu, kedua perusahaan telah menyiapkan jaringan penjualan, layanan purna jual, serta skema pembiayaan bagi konsumen.
Unit sepeda motor listrik GV1 pun telah tersedia dan siap didistribusikan ke konsumen mulai Juli 2025.
Sementara itu, berdasarkan data aplikasi IDX Mobile, harga saham MCAS ditutup di level Rp1.185 pada Senin (14/7/2025), sama dengan harga pembukaannya.
Selama perdagangan, MCAS mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar Rp1,04 triliun, dengan total 41 kali transaksi dan volume perdagangan sebanyak 24.500 saham senilai Rp29,10 juta.
Adapun harga saham NFCX ditutup di level Rp1.700 setelah dibuka di Rp1.825. Kapitalisasi pasar NFCX mencapai Rp1,13 triliun, dengan nilai transaksi sebesar Rp437,1 juta. Saham NFCX telah diperdagangkan sebanyak 124 kali dengan volume transaksi sebesar 251.100 saham. (*)