Oppo Satukan Legenda Emas: “Make Your Moment” Jadi Panggung Nostalgia dan Semangat Bulu Tangkis
(Foto: Syifa Nur Layla/SWA)“Lawan Susi, lawan Susi.”
Sorakan penonton menggema di tengah riuhnya pertandingan bulu tangkis sesi pertama. Di lapangan, pasangan legendaris Susi Susanti dan Alan Budikusuma berhadapan dengan duet emas Olimpiade 2016, Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad.
Pertandingan persahabatan ini tak sekadar mempertemukan dua generasi emas, tetapi juga membangkitkan kerinduan akan masa kejayaan bulu tangkis Indonesia, terutama saat Susi dan Alan mempersembahkan medali emas di Olimpiade Barcelona 1992.
Sepanjang pertandingan, Tontowi tampil prima, melancarkan smash-smash keras yang sudah identik dengannya — dikenal publik sebagai smash 100 watt, pukulan mematikan yang sering kali tak terbendung lawan. Didampingi Liliyana, keduanya menunjukkan konsistensi permainan yang membawa mereka ke puncak kejayaan di Rio 2016.
Namun demikian, Susi dan Alan yang kini telah memasuki usia 50-an tetap mampu memberikan perlawanan sengit. Beberapa kali mereka berhasil membalikkan shuttlecock dan menyeimbangkan tempo permainan. Tawa dan senyum kerap terlontar dari keempat pemain, menghadirkan suasana hangat yang ikut ditularkan ke bangku penonton.
Pertandingan sesi pertama ini akhirnya dimenangkan oleh pasangan Tontowi dan Liliyana dengan skor 24–20. Namun yang paling membekas bukan soal siapa yang menang, melainkan atmosfer nostalgia dan kebersamaan yang tercipta.
Memasuki sesi terakhir, pertandingan ditutup dengan format tiga lawan tiga. Taufik Hidayat, Tontowi Ahmad, dan Apriyani Rahayu berhadapan dengan Ricky Soebagdja, Candra Wijaya, dan Greysia Polii. Masing-masing menampilkan gaya khas yang dulu menggetarkan panggung internasional.
Seluruh pertandingan ini merupakan bagian dari acara bertajuk Make Your Moment: Dari Bulu Tangkis untuk Semua, yang digelar oleh Oppo Indonesia bersama Olympians Association di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (22/7/2025).
Ajang ini menjadi titik temu lintas generasi para peraih emas Olimpiade. Turut hadir legenda-legenda seperti Susi Susanti, Alan Budikusuma, Ricky Soebagdja, Candra Wijaya, Taufik Hidayat, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Apriyani Rahayu, hingga Greysia Polii—satu panggung yang langka dan sarat makna.
Vice President Oppo Indonesia, Patrick Owen, menuturkan bahwa momen ini bukan sekadar pertunjukan olahraga, melainkan juga simbol semangat, kebersamaan, dan pemersatu bangsa. Menurutnya, ini adalah momen bersejarah yang menyentuh hati. Olahraga selalu punya kekuatan untuk menyatukan.
Dalam kesempatan yang sama, Oppo juga memperkenalkan seri terbaru mereka, Oppo Reno 14 Series, yang dirancang untuk menangkap momen-momen penuh emosi dan aksi, seperti yang terlihat dalam pertandingan bulu tangkis ini.
Tak hanya itu, melalui gelaran ini, Oppo juga menggalang dana untuk mendukung masa depan olahraga Indonesia. “Kami berhasil mengumpulkan Rp2,5 miliar untuk pemberdayaan atlet muda di Indonesia,” pungkas Patrick. (*)