IHSG Lanjut Gerak ke Level 7.556 di Sesi Kedua, Ini Saham Penggerak di Sesi Pertama di Perdagangan Hari Ini
Berdasarkan data dari aplikasi IDX Mobile pada Kamis (24/7/2025), indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali bergerak ke level 7.556 pada pukul 13.34 WIB di sesi dua, usai jeda dari sesi satu. Samuel Sekuritas Indonesia melihat, kenaikan ini ditopang oleh sejumlah emiten dari berbagai sektor di sesi satu.
Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Fadhlan Banny, menjelaskan saham-saham keuangan perbankan masih mendominasi pergerakan IHSG di sesi satu. Bahkan di sesi kedua, mereka juga masuk dalam daftar top gainers, mengutip dari aplikasi IDX Mobile.
Fadhlan mencermati saham-saham perbankan pada perdagangan di sesi pertama itu menopang IHSG. Saham ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), naik 21,5 poin atau 3,4% menjadi Rp3.930. Kemudian, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), naik 11,4 poin atau 2,8% menjadi Rp4.810. Terakhir, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), naik 7,2 poin atau 1,2% menjadi Rp8.525.
Sementara emiten keuangan seperti PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) juga turut meningkat 25,2 poin atau 20% menjadi Rp18.925. SMMA merupakan perusahaan holding dan investasi.
Adapun emiten bahan baku seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turut meningkat 7,1 poin atau 2,8% menjadi Rp8.275.
Di sesi kedua dan dikutip dari aplikasi IDX Mobile pada pukul 13.49 WIB, saham-saham perbankan yang masuk top gainers yaitu PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR), naik 24 poin atau 10,71% menjadi Rp248.
Saham-saham sektor keuangan lainnya seperti MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) juga meningkat 725 poin atau 11,37% menjadi Rp7.100. Lalu, PT Charnic Capital Tbk (NICK) naik 25% atau 275 poin menjadi Rp1.375. Terakhir, Sinarmas Asset Management (XSBC) meningkat 39 poin atau 34,21% menjadi Rp153.
Di sesi sektoral pada sesi satu, sejumlah indeks sektoral seperti barang baku (IDXBasic) naik 0,8% ke level 1.603. Selanjutnya, perindustrian (IDXIndust) naik 0,4% menjadi level 994, properti (IDXProp) naik 0,3% ke level 765.
Selanjutnya, sektor transportasi (IDXTrans) naik 0,3% ke level 1.546, siklikal atau barang konsumen non-primer (IDXCyc) naik 0,2% ke level 694 dan infrastruktur (IDXInfra) naik 0,1% ke level 1.880.
Dibandingkan dengan analisis Samuel Sekuritas Indonesia, di sesi kedua, beberapa indeks mengalami pelemahan seperti IDXInfra menurun 1,15 poin atau 0,06% ke 1.876 pada pukul 13.56 WIB. Sedangkan IDXCyc juga turun 0,41 poin atau 0,06%, menjadi 708,90 pada 13.57 WIB.(*)