Pertamina Shipping Menjalin Kemitraan Ini, Pelaut Indonesia Berkiprah di Kancah Global

Foto: PIS
Foto: PIS

PT Pertamina International Shipping (PIS) meningkatkan daya saing pelaut Indonesia di kancah global. Hal ini diwujudkan melalui anak usahanya, PT Pertamina Marine Solutions (PMSol), yang menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan pelayaran global terkemuka dalam penyediaan awak kapal (manning agency).

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kompetensi pelaut Indonesia agar mampu bersaing di pasar internasional. PMSol menandatangani perjanjian kemitraan dengan Chemikalien Seetransport (CST) Singapore Pte Ltd, anak usaha dari perusahaan Jerman Chemikalien Seetransport GmbH yang memiliki lebih dari 65 tahun pengalaman dalam manajemen kapal.

Direktur PMSol, Dian Prama Irfani, menyatakankemitraan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan sertifikasi global tenaga kerja pelaut Indonesia. Melalui kerja sama ini, PMSol dipercaya menjadi penyedia awak kapal bagi CST Singapore, membuka peluang bagi pelaut Indonesia untuk direkrut dan ditempatkan di kapal-kapal internasional.

Managing Director CST Singapore, Capt. Maheswaran Muniandy, mengapresiasi kolaborasi ini. Dia, pada keterangan tertulisnya itu, menyampaikan kerja sama membuka potensi kolaborasi yang lebih luas ke depannya. "Kolaborasi ini pastinya sangat menjanjikan untuk kedua belah pihak, kami sangat mengapresiasi inisiatif PMSol untuk bekerja sama dan membuka pintu-pintu potensi kolaborasi lainnya lebih jauh,” ungkap Muniandy seperti ditulis swa.co.id pada Sabtu (26/7/2025).

Pelaut yang tergabung dalam PMSol akan melalui proses seleksi dan pelatihan sesuai standar internasional dan regulasi yang berlaku. Penunjukan ini menunjukkan kepercayaan CST terhadap sistem crewing PIS dan menjadi pengakuan terhadap kualitas SDM maritim Indonesia. Saat ini, PMSol mengelola lebih dari 2.000 pelaut yang bertugas di lebih dari 350 kapal di dalam negeri maupun luar negeri, serta didukung oleh lebih dari 7.000 tenaga kerja maritim lainnya.

PMSol juga menangani lebih dari 2.500 inspeksi kapal setiap tahunnya. Kemitraan ini tidak hanya memperkuat kapabilitas SDM nasional, tetapi juga mendukung pembangunan jangka panjang sektor maritim sesuai dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita. Ke depannya, kolaborasi dengan CST Singapore diharapkan membuka lebih banyak peluang kerja bagi pelaut Indonesia serta memperluas bisnis manning agency ke pasar internasional. Kemitraan ini juga diharapkan menjadi pendorong tumbuhnya ekosistem maritim nasional yang profesional dan berstandar global. (*)

# Tag