1 Miliar Desain Canva Dibuat di Indonesia, Kemenekraf dan Canva Perkuat Inovasi dan Pengembangan Ekonomi Kreatif
Canva, menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf). Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Tanah Air melalui penyediaan akses alat desain, program pengembangan keterampilan, dan konten lokal berbasis budaya. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif dalam membangun usaha dan merek mereka dengan percaya diri.
Kemitraan ini juga sejalan dengan visi nasional untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. Kolaborasi dengan Canva dianggap sebagai langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital di sektor ini, mengingat potensi budaya dan talenta lokal yang sangat besar.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan kerja sama ini mendukung target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) sektor ekonomi kreatif, yakni penciptaan 27,66 juta lapangan kerja hingga 2029.
Dengan teknologi berbasis AI yang ditawarkan Canva, pelaku industri kreatif akan memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang digital dan kapasitas untuk bersaing di pasar global.
Kemitraan dengan Canva menandai langkah penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. “Sesuai yang tertulis dalam RPJMN Ekraf, kami memiliki sasaran indikator penyerapan tenaga kerja ekraf sebanyak 27,66 juta orang hingga tahun 2029," ungkap Riefky dalam seremoni penandatanganan di Jakarta, Senin (28/7/2025).
"Dengan alat-alat Canva yang intuitif dan berbasis AI, kami memperluas akses terhadap kesempatan digital dan memampukan penggiat ekonomi kreatif Indonesia untuk bersaing dan berkembang di skala global. Ini lebih dari sekadar sebuah kemitraan, ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan kreatif Indonesia," tambahnya.
Yani Hornilla Donato, Kepala Regional Canva untuk Asia Tenggara, menyatakan Canva hadir bukan hanya sebagai alat desain, tetapi juga sebagai platform pemberdayaan bisnis kreatif dari berbagai skala dan tingkat keterampilan. Canva ingin menjadi mitra strategis yang memperluas kesempatan berkarya, memasarkan produk, dan mendorong pertumbuhan bisnis di seluruh Indonesia.
"Kami sangat antusias untuk bermitra dengan Kemenekraf guna memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi kreatif dan digital Indonesia yang sedang berkembang pesat. Bersama-sama, kita membuka peluang dalam skala besar dan memberdayakan setiap anggota masyarakat Indonesia untuk mendesain, mencipta dan berkembang dengan penuh percaya diri," ungkap Yani
Pemerataan Akses dan Pemberdayaan Kreator Lokal
Meski jumlah pelaku ekonomi kreatif di Indonesia sangat besar, banyak dari mereka masih menghadapi keterbatasan, mulai dari literasi digital rendah hingga kendala akses terhadap alat branding dan promosi, terutama di luar wilayah perkotaan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pemerataan, Canva akan memberikan akses Canva Pro dengan harga khusus kepada para pelaku ekonomi kreatif yang tergabung dalam jaringan Kemenekraf. Langkah ini diharapkan membantu mereka mendesain dengan percaya diri, menonjolkan ciri khas merek, dan tumbuh lebih cepat.
Selain itu, Canva bersama Kemenekraf akan rutin mengadakan lokakarya bulanan bagi aparatur pemerintah dan komunitas kreatif guna meningkatkan keterampilan desain praktis.
Canva juga akan memperluas koleksi template dengan elemen lokal, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia serta mendukung penciptaan konten yang relevan dan berdampak.
Indonesia kini menjadi salah satu pasar Canva terbesar dan paling berkembang di global serta terbesar di Asia. Sepanjang 2024, pengguna di Indonesia telah menghasilkan lebih dari satu miliar desain di Canva, termasuk 500 juta presentasi sehingga menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar Canva untuk format presentasi di seluruh dunia.(*)